Suaranusantara.com- Harga BBM Pertamina baik nonsubsidi dan subsidi pada 1 April 2026 terpantau tidak ada kenaikan.
Harga BBM Pertamina nonsubsidi seperti Pertamax, terpantau masih di angka Rp.12.300 per liter untuk wilayah DKI Jakarta.
Begitu pula dengan BBM subsidi Pertamina, Pertalite yang juga tidak mengalami kenaikan. Pertalite di wilayah DKI Jakarta terpantau masih di angka Rp.10.000 per liter.
Sebelumnya, masyarakat dibuat panik lantaran muncul isu bahwa harga BBM Pertamina bakal mengalami kenaikan khususnya nonsubsidi.
Hal itu bermula dari beredarnya sebuah dokumen bertanda rahasia yang mencantumkan proyeksi kenaikan harga BBM Pertamina per 1 April 2026.
Di mana, dalam dokumen itu harga Pertamax naik Rp.5.550 per liter menjadi Rp.17.850 per liter dari harga Rp.12.300 per liternya.
Hal ini menimbulkan kepanikan masyarakat, warga pun berbondong-bondong antre ke SPBU guna membeli BBM dengan harga normal.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah dan Pertamina selalu mengedepankan kepentingan rakyat dalam mengambil keputusan
“Jadi, perlu kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan koordinasi dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden. Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan,” katanya melalui siaran pers pada Selasa 31 Maret 2025.
Maka dari itu, Pertamina menyatakan hingga kini belum akan melakukan penyesuaian baik itu subsidi maupun nonsubsidi.
“Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi,” lanjut politikus Partai Gerakan Indonesia Raya tersebut.
Prasetyo berharap dengan pernyataan ini, masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas dan yang lebih akurat.
“Dan kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin. Dan harga tidak terjadi penyesuaian,” ujar Prasetyo.
“Demikian yang dapat kami sampaikan. Sekali lagi selamat beraktivitas pada seluruh masyarakat Indonesia. Terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selesai.”
