Soal Pendaftaran, Waketum Gerindra: Jagoan Munculnya Belakangan

KPU RI

KPU RI

SuaraNusantara.com-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy’ari, mengumumkan bahwa hingga saat ini, KPU belum menerima surat pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang mendukung Prabowo Subianto. Meskipun dua pasangan calon, Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md, telah mendaftarkan diri, KPU belum menerima pendaftaran dari Koalisi Indonesia Maju.

Hasyim menjelaskan bahwa menurut prosedur yang berlaku, gabungan partai politik pengusung pasangan calon harus mengirimkan surat pemberitahuan kepada KPU satu hari sebelum pasangan calon tersebut datang untuk mendaftar. Surat tersebut harus memberikan informasi tentang tanggal dan waktu pendaftaran pasangan calon ke KPU.

Hasyim memberikan contoh bahwa pasangan calon yang telah mendaftar, seperti Anies Baswedan dan Cak Imin, telah mengirim surat pemberitahuan kepada KPU beberapa hari sebelumnya, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

Baca Juga: KPU Verifikasi Dokumen Paslon Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud Besok

“Jadi pada dasarnya, secara prosedural, SOP yang ditentukan bahwa kalau ada gabungan partai politik akan hadir di KPU untuk mendaftarkan pasangan calon itu harus mengirimkan informasi melalui surat tertulis kepada KPU tentang kapan akan hadir ke KPU dan mendaftarkan bakal pasangan calon,” jelasnya.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Habiburokhman, mengomentari fakta bahwa Prabowo Subianto, ketua Gerindra, belum memiliki pasangan calon presiden. Ia menyatakan bahwa dalam politik, jagoan biasanya muncul belakangan. Habiburokhman juga mengatakan bahwa suasana di Jakarta tidak terlalu heboh ketika pasangan calon mendaftar ke KPU, dan ia merasa bahwa tidak ada tanda alam yang mengindikasikan peristiwa tersebut. Dia membandingkannya dengan masa ketika Prabowo Subianto aktif dalam politik, di mana setiap acara yang dipimpin oleh Prabowo selalu memicu kehebohan dan kemacetan lalu lintas.

“Kalau jagoan biasanya munculnya belakangan, jadi gemanya saja berbeda, kita lihat hari ini kayaknya gak ada getaran alam semesta tidak bergetar, jadi biasa saja dan alam semesta tidak menyambutnya dengan gegap gempita pendaftaran paslon ke KPU hari ini, saya juga tidak tahu siapa yang mendaftar hari ini,” katanya di Senayan, Kamis 19 Oktober 2023.

Baca Juga: Bukan Gibran, Yang Bareng Prabowo Justru Erick Thohir

Pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi fokus utama dalam persiapan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Indonesia. Meskipun beberapa pasangan calon sudah mendaftar, masih ada ketidakpastian mengenai pasangan calon dari Koalisi Indonesia Maju yang akan mendukung Prabowo Subianto.

Exit mobile version