Suaranusantara.com- Tidak hanya menghadirkan teknologi mutakhir di kelas menengah, POCO juga rajin memanjakan konsumen dengan potongan harga. Memasuki pertengahan Agustus 2025, beberapa model populer mereka mendapatkan diskon cukup besar.
Penurunan harga ini membuat ponsel dengan chipset kelas flagship hingga perangkat sehari-hari menjadi semakin terjangkau.
Salah satu yang cukup mencolok adalah POCO F7. Ponsel ini awalnya dipasarkan dengan harga sekitar Rp6,4 juta, namun kini bisa dimiliki dengan Rp5,9 juta. Dibekali Snapdragon 8s Gen 4 yang mampu mencatat skor AnTuTu tembus 2 juta, perangkat ini sanggup menjalankan gim berat dengan mulus. Kamera 50MP dengan OIS yang mendukung perekaman stabil 4K, baterai besar 6.500 mAh, bodi berbahan aluminium, hingga ketahanan air bersertifikasi IP68/IP69 membuatnya semakin menarik.
Selain itu, ada juga POCO X7 Pro 5G yang dibekali prosesor MediaTek Dimensity 8400 Ultra. Meski hanya turun sedikit dari Rp4,9 juta menjadi Rp4,7 juta, perangkat ini tetap cukup layak dipertimbangkan. Daya tarik utamanya adalah performa gaming yang kuat, termasuk mampu menjalankan Genshin Impact dengan pengaturan grafis tinggi. Sertifikasi tahan air dan debu IP68/IP69 juga menjadi nilai tambah.
Di segmen harga lebih rendah, POCO M7 Pro 5G semakin ramah di kantong. Dibanderol Rp2,9 juta saat awal diluncurkan, kini harganya terkoreksi menjadi Rp2,7 juta. Dengan chipset 5G, layar AMOLED yang terlindungi Gorilla Glass 5, kamera berfitur OIS, serta dukungan pengisian cepat 45W, ponsel ini cukup mumpuni untuk kebutuhan hiburan ringan hingga penggunaan sehari-hari.
Tidak ketinggalan, POCO F6 juga ikut mengalami pemangkasan harga signifikan. Dari banderol awal Rp5,6 juta, kini turun menjadi Rp4,5 juta. Smartphone ini hadir dengan Snapdragon 8s Gen 3, layar AMOLED cerah, serta teknologi pengisian daya super cepat 90W. Kamera utamanya beresolusi 50MP dengan OIS, membuatnya cocok untuk aktivitas fotografi maupun gaming berat.
Dengan penurunan harga ini, jajaran smartphone POCO semakin kompetitif di kelas menengah. Konsumen kini punya lebih banyak pilihan perangkat bertenaga dengan harga yang jauh lebih bersahabat.
