Suaranusantara.com – Motorola Razr Fold akhirnya diperkenalkan secara resmi di panggung Mobile World Congress 2026 dan langsung menyita perhatian industri.
Inilah ponsel lipat bergaya book-style pertama dari Motorola yang benar-benar dirancang untuk bersaing di kelas flagship premium global.
Bukan sekadar menghadirkan layar fleksibel, Motorola membawa kombinasi desain yang sangat tipis, performa chipset papan atas, serta kapasitas baterai besar yang jarang ditemui di kategori foldable.
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar smartphone lipat memang berkembang pesat. Konsumen tidak lagi hanya terpikat pada konsep layar yang bisa dilipat, melainkan mulai menuntut daya tahan engsel, kualitas kamera setara flagship, serta jaminan pembaruan sistem operasi jangka panjang.
Motorola membaca perubahan ekspektasi tersebut dengan cermat dan merancang perangkat ini sebagai simbol kebangkitan inovasi desain mereka.
Di tengah persaingan yang semakin agresif, kehadiran ponsel lipat Motorola generasi terbaru ini menjadi pernyataan tegas bahwa perusahaan siap kembali bermain serius di segmen premium. Tak heran jika peluncurannya menjadi salah satu momen paling disorot di ajang teknologi tahunan tersebut.
Harga Global dan Ketersediaan
Untuk pasar Eropa, Motorola Razr Fold dipasarkan dengan harga EUR 1.999 dan sudah termasuk Moto Pen Ultra dalam paket pembelian. Strategi bundling ini memperkuat posisinya sebagai perangkat produktivitas sekaligus hiburan.
Distribusinya akan dilakukan bertahap di Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, Timur Tengah, hingga Asia Pasifik dalam beberapa bulan mendatang. Pilihan warna Pantone Blackened Blue dan Pantone Lily White memberikan sentuhan elegan dan modern, mempertegas identitas premium perangkat ini.
Sebagai pelengkap lini produk, Motorola juga memperkenalkan Edge 70 Fusion untuk segmen berbeda, meski sorotan utama tetap tertuju pada flagship foldable terbarunya.
Layar 8,1 Inci dan Performa Snapdragon 8 Gen 5
Salah satu daya tarik utama dari Motorola Razr Fold terletak pada sektor layar. Saat tertutup, pengguna disuguhi layar luar 6,6 inci LTPO pOLED beresolusi 1080 x 2520 piksel dengan refresh rate 165Hz dan tingkat kecerahan hingga 6000 nits. Lapisan Gorilla Glass Ceramic 3 menambah rasa aman terhadap goresan.
Ketika dibuka, layar internal 8,1 inci LTPO pOLED beresolusi 2K menghadirkan pengalaman visual yang imersif dengan refresh rate 120Hz serta kecerahan maksimal 6200 nits. Panel ini menggunakan Ultra Thin Glass untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas dan daya tahan.
Di sektor performa, chipset Snapdragon 8 Gen 5 dipadukan GPU Adreno A829 memastikan kinerja kelas atas. Dukungan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 sampai 1TB membuat multitasking berat hingga gaming intensif berjalan stabil. Fitur RAM Boost bahkan memungkinkan ekspansi memori virtual hingga 16GB tambahan.
Yang tak kalah penting, Motorola menjanjikan tujuh kali pembaruan Android serta tujuh tahun pembaruan keamanan, sebuah komitmen jangka panjang yang semakin dicari pengguna premium.
Kamera 50MP dan Perekaman Video 8K
Di sektor fotografi, Motorola Razr Fold membawa konfigurasi tiga kamera belakang 50MP. Sensor utamanya menggunakan Sony LYTIA berukuran 1/1.28 inci untuk hasil detail dan dynamic range lebih optimal. Kamera telefoto periskop mendukung 3x optical zoom, sementara lensa ultra wide memperluas sudut pengambilan gambar.
Untuk swafoto, tersedia kamera 32MP di layar luar dan 20MP di layar dalam. Perekaman video sudah mendukung resolusi 8K 30fps dan 4K 60fps, menjadikannya perangkat yang relevan bagi kreator konten modern.
Baterai 6000mAh dan Desain Super Tipis
Keunggulan lain dari Motorola Razr Fold adalah baterai 6000mAh, kapasitas besar yang relatif jarang ditemukan pada smartphone lipat premium. Pengisian cepat 80W dan wireless charging 50W memastikan efisiensi waktu pengisian.
Dalam kondisi terbuka, ketebalannya hanya sekitar 4,7mm, sementara saat dilipat sekitar 10mm dengan bobot 243 gram. Sertifikasi IP49, dukungan 5G, WiFi 7, NFC, serta speaker stereo dengan Dolby Atmos semakin melengkapi paketnya sebagai perangkat flagship modern.
Edisi Spesial FIFA World Cup 26
Motorola juga menghadirkan edisi kolektor bertema Piala Dunia 2026. Varian ini tampil dengan pola titik bertekstur, tipografi angka 26, finishing matte, serta aksen berlapis emas 24K yang memberikan nuansa eksklusif dan berbeda dari versi reguler.
Edge 70 Fusion, Alternatif Menarik
Selain lini foldable premium, Motorola memperkenalkan Edge 70 Fusion. Perangkat ini membawa layar AMOLED 6,8 inci resolusi 1,5K dengan refresh rate 144Hz. Ditenagai Snapdragon 7s Gen 3, ponsel ini mengusung kamera utama 50MP Sony LYTIA 710 dengan OIS, kamera ultra wide 13MP, dan lensa makro 122 derajat.
Baterai 5200mAh dengan pengisian cepat 68W, sertifikasi IP68 dan IP69, serta dukungan Hi-Res Audio menjadikannya alternatif tangguh di kelas menengah premium.
Dengan kombinasi layar 8,1 inci yang luas, chipset generasi terbaru, kamera 50MP, baterai 6000mAh, serta dukungan pembaruan hingga tujuh tahun, Motorola Razr Fold tampil sebagai salah satu perangkat lipat paling ambisius di tahun 2026. Kehadirannya bukan sekadar peluncuran produk baru, melainkan penegasan bahwa Motorola siap kembali menjadi pemain utama dalam peta persaingan smartphone flagship global.
