Suarannusantara.com – Vivo kembali bersiap mengguncang pasar smartphone premium lewat kehadiran Vivo X300 Ultra, yang dijadwalkan meluncur di China pada 30 Maret mendatang.
Perangkat ini akan hadir bersama varian lain dalam lini yang sama, sekaligus melengkapi keluarga X300 yang sebelumnya telah diperkenalkan pada Oktober 2025.
Menjelang peluncurannya, berbagai bocoran mulai mengungkap kemampuan unggulan ponsel ini, terutama di sektor fotografi.
Tidak sekadar peningkatan biasa, Vivo tampaknya ingin menghadirkan pengalaman kamera yang mendekati perangkat profesional, namun tetap praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Sejumlah teaser resmi dan laporan terbaru juga mengindikasikan bahwa perangkat flagship ini tidak hanya fokus pada kamera, tetapi juga menawarkan performa tinggi dan fitur kelas atas yang siap bersaing di segmen premium.
Sistem Kamera Canggih dengan Sensor Generasi Baru
Salah satu daya tarik utama dari Vivo X300 Ultra terletak pada sistem kameranya yang mengusung konfigurasi lensa Zeiss “3 + 2”.
Kombinasi ini mencakup sensor ultrawide Sony Lytia 818 berukuran 1/1.28 inci, yang dipadukan dengan teknologi VCS bionic spectrum generasi ketiga serta lapisan Zeiss T coating untuk meningkatkan kualitas optik.
Teknologi stabilisasi yang digunakan juga diklaim mencapai standar CIPA 6.0, dengan peningkatan penyerapan cahaya hingga 100 persen dibanding generasi sebelumnya. Hal ini menjanjikan hasil foto yang lebih terang dan tajam, bahkan dalam kondisi minim cahaya.
Pada kamera utama, Vivo menyematkan sensor Sony Lytia 901 beresolusi 200 megapiksel dengan ukuran 1/1.12 inci. Sensor ini diklaim mampu meningkatkan konsistensi gambar dan detail secara signifikan.
Dukungan struktur lensa 1G + 6P turut membantu mengurangi pantulan cahaya hingga 20 persen serta meningkatkan sensitivitas piksel dan kapasitas cahaya secara keseluruhan.
Tak hanya itu, fitur pemrosesan Low Noise 4 dan DCG HDR juga dihadirkan untuk memperluas rentang dinamis sekaligus menekan noise pada gambar.
Zoom Ekstrem dengan Telefoto Periskop 200MP
Kemampuan zoom menjadi sorotan lain pada seri ini. Perangkat ini dibekali sensor Samsung HP0 200 megapiksel dengan ukuran 1/1.4 inci untuk kamera telefoto periskop.
Teknologi stabilisasi gimbal dengan standar CIPA 7.0 memungkinkan hasil foto tetap stabil meski menggunakan zoom tinggi.
Menariknya, sistem ini diklaim mampu meningkatkan penyerapan cahaya hingga 300 persen, meskipun menggunakan piksel berukuran 0,56 mikron. Hal ini memberikan keseimbangan antara detail dan pencahayaan.
Vivo juga menghadirkan teleconverter G2 Zeiss terbaru dengan panjang fokus 200mm dalam desain yang lebih ringkas. Bahkan, versi G2 Ultra mampu memperpanjang focal length hingga 400mm, dilengkapi elemen kaca khusus dan lensa asferis untuk menjaga akurasi optik.
Performa Tinggi dengan Chipset Generasi Terbaru
Tak hanya unggul di kamera, Vivo X300 Ultra juga menjanjikan performa kelas atas. Berdasarkan data benchmark yang muncul, perangkat ini ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadukan dengan RAM 16GB serta sistem operasi Android 16.
Dalam pengujian Geekbench, smartphone ini mencatat skor 3.722 untuk single-core dan 11.621 untuk multi-core, menunjukkan kemampuan komputasi yang sangat kompetitif di kelas flagship.
Perkiraan Harga dan Varian
Untuk pasar China, Vivo X300 Ultra diperkirakan dibanderol sekitar CNY 7.500 atau setara Rp1 jutaan untuk varian 12GB RAM dengan penyimpanan 512GB.
Meski demikian, detail resmi terkait harga dan ketersediaan global masih menunggu pengumuman saat peluncuran.
Flagship Serius untuk Fotografi dan Performa
Dengan berbagai inovasi yang ditawarkan, Vivo X300 Ultra tampak siap menjadi salah satu smartphone flagship paling menarik tahun ini.
Fokus pada peningkatan kamera, dukungan hardware mutakhir, serta desain optik canggih menjadi bukti keseriusan Vivo dalam bersaing di pasar premium.
Peluncuran resminya pekan depan akan menjadi momen penting untuk melihat sejauh mana perangkat ini mampu memenuhi ekspektasi para pengguna dan pecinta fotografi mobile.
