NASA Andalkan iPhone 17 Pro Max di Artemis II, Rekam Momen dari Luar Angkasa

Iphone 17 Pro Max

Iphone 17 Pro Max

Suaranusantara.com- NASA menghadirkan pendekatan unik dalam misi Artemis II dengan memanfaatkan teknologi yang akrab di kehidupan sehari-hari. Para astronot kini dibekali iPhone 17 Pro Max untuk merekam berbagai momen selama perjalanan menuju orbit Bulan.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari strategi lembaga antariksa tersebut dalam mengintegrasikan perangkat modern ke dalam lingkungan luar angkasa. Jared Isaacman selaku Administrator NASA menilai penggunaan teknologi ini dapat mempercepat proses adaptasi sekaligus membuka cara baru dalam berbagi pengalaman misi kepada publik.

Setiap kru di dalam pesawat Orion diberikan satu perangkat untuk keperluan dokumentasi. Dengan perangkat yang sudah familiar, para astronot dapat lebih leluasa mengabadikan momen penting, termasuk untuk dibagikan kepada keluarga maupun masyarakat luas.

Salah satu hasil awal dari penggunaan perangkat ini terlihat dari foto yang diambil oleh Reid Wiseman dan Christina Koch. Mereka berhasil merekam tampilan Bumi dari dalam kabin Orion pada hari kedua perjalanan. Meski menggunakan kamera depan, hasil gambar tetap terlihat tajam dan jelas.

Dari sisi spesifikasi, kamera pada perangkat tersebut memiliki aperture f/1.9 dengan panjang fokus sekitar 2,715 mm. NASA juga menghindari penggunaan lampu kilat selama proses pengambilan gambar untuk menjaga kondisi pencahayaan tetap stabil di dalam kabin.

Untuk memastikan keamanan, perangkat tersebut telah mengalami penyesuaian sistem. Fitur konektivitas seperti Bluetooth dan internet dinonaktifkan agar tidak mengganggu sistem komunikasi maupun navigasi pesawat.

Semua data visual yang dihasilkan selama misi akan dikumpulkan dan dianalisis setelah kru kembali ke Bumi. Hal ini menjadi bagian dari prosedur pengamanan sekaligus dokumentasi resmi NASA.

Artemis II sendiri bukan hanya sekadar misi uji coba, melainkan langkah penting dalam sejarah eksplorasi manusia. Misi ini melibatkan kru dengan latar belakang yang beragam, termasuk kehadiran astronot perempuan dan kulit hitam.

Dalam perjalanan ini, Orion akan mengelilingi Bulan tanpa melakukan pendaratan. Kru juga diproyeksikan mencapai jarak terjauh dari Bumi yang pernah ditempuh manusia.

NASA menargetkan misi ini berakhir pada 10 April 2026 dengan kembalinya seluruh kru ke Bumi, sekaligus membuka jalan bagi misi berikutnya dalam program Artemis.

Exit mobile version