Suaranusantara.com- Xiaomi kembali memperluas lini perangkatnya dengan menghadirkan Redmi K Pad 2 di pasar China. Tablet ini dirancang sebagai perangkat kompak dengan kemampuan tinggi, cocok untuk pengguna yang menginginkan performa tanpa harus menggunakan perangkat berukuran besar.
Perangkat ini tetap mempertahankan ukuran yang praktis, namun membawa sejumlah peningkatan penting. Di sektor performa, Redmi K Pad 2 dipersenjatai chipset MediaTek Dimensity 9500 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.1.
Selain itu, Xiaomi juga menyematkan GPU Mali-G1 Ultra dan NPU MediaTek 990 untuk mendukung pengolahan grafis serta tugas berbasis AI agar berjalan lebih efisien.
Salah satu daya tarik utama tablet ini terletak pada layarnya. Redmi K Pad 2 hadir dengan panel LCD 8,8 inci beresolusi tinggi 3K, lengkap dengan refresh rate 165Hz. Dukungan Dolby Vision dan HDR semakin meningkatkan kualitas visual yang ditampilkan.
Layar tersebut juga dilapisi Gorilla Glass 5 dan memiliki tingkat kecerahan tinggi hingga 1100 nits, sehingga tetap nyaman digunakan di luar ruangan maupun dalam kondisi terang.
Dari segi desain, tablet ini memiliki bodi tipis dengan ketebalan hanya 6,62 mm dan bobot ringan sekitar 345 gram. Untuk pengalaman audio, Xiaomi menghadirkan speaker stereo ganda yang dirancang untuk menghasilkan suara lebih hidup.
Tablet ini menjalankan HyperOS 3.0 berbasis Android 16 yang menawarkan integrasi perangkat lebih baik dalam ekosistem Xiaomi.
Untuk kebutuhan daya, Redmi ini mengandalkan baterai 9100mAh yang didukung pengisian cepat 67W. Fitur tambahan seperti Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dua port USB-C, serta sensor sidik jari turut melengkapi perangkat ini.
Di sektor kamera, Redmi K Pad 2 membawa kamera utama 13MP dan kamera depan 8MP yang cukup untuk aktivitas sehari-hari seperti video call.
Tablet ini tersedia dalam pilihan warna Space Silver, Electric Purple, dan Deep Black. Harga yang ditawarkan mulai dari 3.399 yuan untuk varian dasar, hingga 4.799 yuan untuk konfigurasi tertinggi.
Melihat pola sebelumnya, perangkat ini berpeluang masuk ke pasar global dengan nama berbeda, sebagaimana generasi pertama yang dikenal sebagai Xiaomi Pad Mini.
