Suaranusantara.com- Kualitas visual yang memukau seringkali terasa sia-sia jika tidak didukung oleh output audio yang mumpuni. Menyadari celah tersebut, Lenovo hadir dengan Tab Plus Gen 2 yang membawa standar baru dalam industri gadget.
Bukan sekadar tablet Android biasa, perangkat ini mengintegrasikan teknologi audio JBL secara native, menghadirkan pengalaman sinematik dan musikal yang selama ini hanya bisa dinikmati melalui speaker eksternal.
Inovasi paling nyata dari perpaduan ini terlihat pada rekayasa akustik yang dilakukan Lenovo bersama JBL. Untuk generasi kedua, Lenovo Tab Plus Gen 2 mengadopsi sistem audio JBL 9-unit Pro.
Lompatan dari generasi sebelumnya ini bukan sekadar penambahan kuantitas, melainkan introduksi unit khusus bass. Langkah ini mengintegrasikan dentuman frekuensi rendah secara lebih mendalam, membuktikan bahwa tablet ini adalah hasil penyatuan ekosistem Android dan teknologi audio kelas atas.
Integrasi mendalam antara ekosistem Android dan DNA audio JBL ini membawa konsekuensi logis pada desain industrial. Untuk mengakomodasi sistem speaker 9-unit yang masif, Lenovo secara sengaja merancang bodi dengan ketebalan 22,7mm pada sektor audio.
Alih-alih melihatnya sebagai kekurangan, ini adalah ruang resonansi yang diciptakan untuk memaksimalkan output akustik. Sebuah keputusan desain yang brilian untuk menghadirkan kualitas suara premium tanpa perlu perangkat tambahan.
Perpaduan Android dan audio JBL ini dikemas oleh Lenovo dalam sebuah ekosistem yang mereka sebut sebagai Cinematic Audio System. Berkat sinergi antara konfigurasi speaker ganda dan dukungan penuh Dolby Atmos, perangkat ini mampu membangun panggung suara yang imersif.
Lebih dari itu, inovasi ini meluas pada fungsionalitasnya: tablet ini dapat beroperasi secara nirkabel sebagai speaker Bluetooth bagi ponsel pintar.
Sebuah integrasi cerdas yang menjadikannya pusat audio portabel berkekuatan besar, siap menghidupkan berbagai suasana.
Sebagai wujud inovasi yang utuh, Lenovo memastikan sisi visual Tab Plus Gen 2 mampu mengimbangi lompatan kualitas audionya. Perangkat ini kini mengusung layar LCD 12,1 inci beresolusi 2.5K (2560 x 1600 piksel).
Dukungan Dolby Vision dan HDR10, dipadu dengan kecerahan puncak 800 nits serta refresh rate 120Hz, bukan sekadar spesifikasi di atas kertas. Ini adalah kanvas visual yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan perpaduan ekosistem Android dan audio JBL yang telah disematkan di dalamnya.
Menggerakkan sistem audio JBL 9-unit dan layar 2.5K tentu menuntut konsumsi daya yang besar, namun Lenovo Tab Plus Gen 2 menjawabnya dengan baterai 10.200mAh. Kapasitas ini diklaim mampu memutar video YouTube hingga 15 jam, memastikan maraton film atau sesi mendengarkan musik tidak terputus di tengah jalan.
Ketika dayanya habis, dukungan 45W fast charging siap memulihkannya dengan cepat (meski kepala charger harus dibeli terpisah), menjaga siklus hiburan Anda tetap berjalan tanpa hambatan.
Inovasi perpaduan ekosistem Android dan audio JBL ini ditawarkan Lenovo dengan nilai yang sangat kompetitif. Lenovo Tab Plus Gen 2 dibanderol mulai dari 400 dolar AS (sekitar Rp6,5 jutaan).
Dengan harga tersebut, pengguna tidak sekadar membeli sebuah tablet, melainkan sebuah pusat hiburan terintegrasi yang matang. Perangkat ini dijadwalkan meluncur di berbagai pasar strategis, termasuk Inggris, Singapura, dan Australia, melanjutkan kesuksesan pendahulunya dalam mendefinisikan ulang standar hiburan mobile tanpa ketergantungan pada perangkat eksternal.
