SuaraNusantara.com-Handphone (HP) Android atau dikenal juga dengan sebutan smartphone biasanya akan mengalami penurunan performa jika sudah bertahun-tahun digunakan. Selain baterainya yang mungkin mengalami penurunan, biasanya HP juga jadi lambat alias lemot.
Terdapat beberapa penyebab yang membuat ponsel cukup berat digunakan. Penyebab ini terjadi karena faktor internal dan eksternal ponsel. Namun perlu diingat kalau HP yang lemot bukan hanya disebabkan oleh usia pemakaian. Cara kamu menggunakan dan merawat HP juga bisa memengaruhi performanya.
Apa saja ya faktor utama kelemotan ponsel yang sering terjadi? Berikut ulasan lengkapnya.
1. Memori Internal Penuh
Ponsel yang memiliki memori internal yang penuh akan cenderung bekerja lebih lambat. Hal ini dikarenakan terlalu besar beban di dalamnya, sehingga membuat performa ponsel menurun. Salah satu cara mengatasi HP lemot karena hal ini yakni menggunakan memori eksternal di luar ponsel. Memori eksternal akan membantu melakukan back up data foto, media, atau lainnya. Ibarat kamar tamu dalam sebuah rumah, memori eksternal bisa menampung beberapa materi dan bahan penting tanpa mengurangi tujuan utama penyimpanannya. Kamu juga bisa memindahkan data foto dari ponsel ke laptop atau media lainnya, sehingga mengurangi kinerja ponsel menjadi lebih ringan.
2. Kapasitas Penyimpanan
Sebagian besar orang biasanya kurang peduli pada memori penyimpan dan langsung memasang banyak aplikasi di ponsel. Aplikasi-aplikasi yang menumpuk dan jarang sekali dipakai tersebut akan menyedot memori penyimpanan. Kalau dibiarkan terlalu lama, hal ini bisa bikin HP Android kamu jadi lambat. Jadi, pilihlah aplikasi yang benar-benar kamu butuhkan saja, ya.
3. Performa Baterai Menurun
Secara umum, ponsel pintar akan berada pada titik maksimalnya setelah 2-3 tahun pemakaian. Baterai akan lebih cepat panas, serta performanya menurun. Hal ini bisa disebabkan karena proses charge yang terlalu lama atau menunggu baterai habis total baru diisi ulang. Cara mengatasi HP lemot dan panas karena terlalu lama digunakan yakni dengan memastikan bahwa kamu cukup mengistirahatkan ponsel. Isi ulang dayanya bila angka baterai sudah menunjukkan 25%. Terlebih untuk pengguna ponsel yang digunakan dalam olshop. Pastikan performanya cukup baik agar bisa melayani customer secara maksimal, ya!
4. RAM & Memori Flash Storage Degradasi
RAM dan memori flash storage juga bisa mengalami penurunan layaknya baterai. Penyebabnya bisa karena adanya aktivitas penulisan dan penghapusan data yang ternyata mengurangi performanya. Efeknya, potensi HP lambat pun jadi makin besar.
5. Sistem Operasi yang Terpasang Tidak Sesuai
Memperhatikan sistem operasi yang diperlukan menjadi salah satu cara mengatasi HP lemot setelah di-upgrade. Tak perlu mengunduh game-game yang tak pernah kamu mainkan. Maksimalkan performa sesuai kapasitas dan kebutuhan saja. Dengan demikian, ponselmu akan jauh dari kata lemot dan lelet saat digunakan.(tim-red)
