Suaranusantara.com- Menghadirkan pembaruan besar-besaran, Google Pixel 10 siap membuat gebrakan dengan inovasi terbaru di bidang teknologi smartphone.
Dengan beralih menggunakan modem MediaTek T900 dan chipset Tensor G5, Pixel 10 menjanjikan kecepatan konektivitas yang lebih baik, efisiensi baterai yang lebih optimal, dan performa yang luar biasa. Penasaran bagaimana Pixel 10 akan mengubah pandangan kamu terhadap smartphone masa depan? Simak ulasan lengkapnya!
Sebelum memutuskan menggunakan MediaTek T900, Google sempat mempertimbangkan modem Qualcomm Snapdragon X75, namun akhirnya memilih untuk melanjutkan kerja sama dengan MediaTek.
Langkah ini merupakan perubahan besar bagi Google, yang sebelumnya bekerja erat dengan Samsung dalam pengembangan modem untuk chipset Tensor. Pilihan ini mengisyaratkan bahwa Google berfokus untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan performa yang lebih baik melalui peningkatan pada konektivitas dan efisiensi daya.
Dari sisi performa, Pixel 10 akan didukung oleh chipset Tensor G5, yang telah muncul di Geekbench dengan beberapa spesifikasi menarik. Chipset ini menggunakan arsitektur ARMv8 dengan konfigurasi inti yang terdiri dari satu inti utama berkecepatan 3,4GHz, lima inti berkecepatan 2,86GHz, dan dua inti hemat daya berkecepatan 2,44GHz.
Dilengkapi dengan RAM 12GB, chipset ini memungkinkan multitasking yang lebih lancar. Dalam pengujian, Pixel 10 berhasil mencatatkan skor benchmark yang mengesankan, dengan skor single-core 1.323 poin dan multi-core 4.004 poin.
Pixel 10 akan menjalankan Android 16 saat dirilis, meskipun diuji dengan Android 15 pada saat pengujian. Setiap model dalam seri Pixel 10 juga memiliki nama kode unik, seperti Pixel 10 yang disebut “Frankel”, Pixel 10 Pro yang dikenal dengan nama “Blazer”, dan Pixel 10 Pro XL yang menggunakan nama “Mustang”.
Tak ketinggalan, varian terbaru yakni Pixel 10 Pro Fold yang diharapkan menjadi kejutan terbesar dengan desain lipat dan spesifikasi premium yang luar biasa.
Dengan berbagai inovasi dan fitur terbaru, Pixel 10 diperkirakan akan dijual dengan harga mulai dari USD 800 hingga USD 1.500 (sekitar Rp12 juta hingga Rp22 juta), meskipun harga resmi belum diumumkan. Peluncuran seri ini diperkirakan akan dimulai di pasar utama seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang, sebelum menyebar ke pasar lainnya.
