Suaranusantara.com- Harga sering kali mencerminkan nilai, tetapi bagaimana jika sebuah ponsel berharga hingga Rp 16 miliar? Inilah Huawei Mate XT Ultimate, ponsel lipat tiga yang tak hanya mengusung spesifikasi kelas atas, tetapi juga dibalut emas murni.
Dengan desain mewah dan fitur mutakhir, perangkat ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi juga bisa menjadi karya seni.
Lapisan emas pada bodi ponsel didesain menyerupai pola pedang Longquan dari Dinasti Ming, China, menambah kesan artistik dan bersejarah. Ketika ponsel ini dibentangkan, pengguna dapat melihat tiga lapisan emas dengan pola berbeda yang tetap harmonis. Bahkan, bingkai modul kameranya pun dilapisi emas serupa.
Mate XT Ultimate edisi ini dibanderol dengan harga fantastis, mencapai 100.000 dollar AS atau sekitar Rp 16,1 miliar. Bandingkan dengan versi sebelumnya yang dijual seharga 17.340 dollar AS (sekitar Rp 280 juta), peningkatan harga ini sebanding dengan nilai estetika dan eksklusivitas yang ditawarkan. Namun, edisi mewah ini hanya tersedia di pasar Amerika Serikat dan dibuat dalam jumlah terbatas.
Di balik kemewahannya, Huawei Mate XT Ultimate tetap mempertahankan spesifikasi mutakhir. Ponsel ini dibekali layar utama OLED berukuran 10,2 inci dengan resolusi 2.232 x 3.184 piksel yang mampu dilipat menjadi tiga bagian. Mekanisme lipatan uniknya memungkinkan perangkat ini membentuk huruf “Z” saat dilipat sebagian, sementara layar sekunder berukuran 6,4 inci tetap dapat digunakan.
Dari sisi performa, Mate XT Ultimate ditenagai chipset Kirin 9010 5G yang dipadukan dengan RAM 16 GB dan pilihan penyimpanan hingga 1 TB. Ponsel ini juga mendukung komunikasi via satelit dan menjalankan sistem operasi HarmonyOS 4.2. Sayangnya, seperti produk Huawei lainnya, perangkat ini tidak dilengkapi layanan Google Mobile Services (GMS).
Bagi yang mencari perpaduan inovasi dan kemewahan, Huawei Mate XT Ultimate menjadi simbol sempurna. Dengan desain ikonik dan fitur mutakhir, ponsel ini tidak hanya memenuhi kebutuhan teknologi tetapi juga menjadi karya seni bernilai tinggi.
