Suaranusantara.com – Pura Besakih, yang juga dikenal sebagai Pura Agung Besakih atau Pura Ibu Bali, adalah kompleks pura yang terdiri dari 23 pura yang berada di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.
Pura ini merupakan pura terbesar dan termegah di Bali, serta menjadi pusat kegiatan spiritual Hindu Dharma di Pulau Dewata.
Pura ini memiliki gaya arsitektur yang mengagumkan khas Bali, dengan menara-menara meru, gapura-gapura candi bentar, dan patung-patung dewa dan naga.
Pura ini juga berada di ketinggian 915 kaki di kaki Gunung Agung, gunung tertinggi dan tersuci di Bali, yang menjadi latar belakang yang indah dan megah.
Sejarah Pura Besakih tidak diketahui secara pasti, tetapi diyakini bahwa pura ini sudah ada sejak zaman megalitik, dengan bukti peninggalan menhir, punden berundak-undak, dan arca.
Pura ini kemudian berkembang menjadi tempat ibadah Hindu sejak abad ke-10 Masehi, ketika pendeta Jawa Sri Markandeya datang ke Bali dan mendirikan pura-pura di sana.
Pada abad ke-15, Pura Besakih menjadi pura negara dari dinasti Gelgel, yang berkuasa di Bali saat itu.
Pada tahun 1963, Pura Besakih nyaris hancur oleh letusan Gunung Agung, tetapi lava mengalir melewati pura ini tanpa menyentuhnya.
Hal ini dianggap sebagai mukjizat dan tanda dari dewa bahwa mereka ingin menunjukkan kekuasaan mereka tetapi tidak ingin menghancurkan pura yang dibangun oleh umat Hindu Bali.
Pura Besakih memiliki banyak upacara dan festival yang diselenggarakan sepanjang tahun, karena hampir setiap pura di dalamnya memiliki hari ulang tahun atau odalan yang dirayakan setiap 210 hari berdasarkan kalender Pawukon Bali.
Upacara terbesar dan terpenting adalah Ekadasa Rudra, yang diadakan setiap 100 tahun sekali, terakhir pada tahun 1979.
Upacara ini melibatkan ribuan umat Hindu yang datang dari seluruh Bali untuk bersembahyang, bermeditasi, dan melakukan ritual-ritual lainnya di Pura Besakih.
Upacara ini bertujuan untuk membersihkan alam semesta dari segala kejahatan dan menciptakan keseimbangan dan harmoni antara manusia, alam, dan dewa.
Berikut adalah paragraf pertama dari berita yang telah diparafasekan:
Salah satu tempat wisata religi yang paling terkenal di Bali adalah Pura Besakih, yang terletak di lereng Gunung Agung, di Kabupaten Karangasem.
Pura ini merupakan kompleks pura terluas dan tersuci di Bali, yang terdiri dari 23 pura yang berjajar di sepanjang bukit.
Pura ini juga merupakan pusat keagamaan Hindu Dharma di Bali, yang memiliki arsitektur yang menawan dengan ciri khas Bali, seperti meru, candi bentar, dan patung.
Pura ini berdiri di ketinggian 915 kaki di kaki Gunung Agung, yang merupakan gunung suci dan tertinggi di Bali, yang memberikan pemandangan yang luar biasa dan mengesankan.
