Dinas Sosial Lebak Akui Penyaluran Bansos Banyak Tak Tepat Sasaran

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lebak, Eka Darmana Putra bicara soal Bansos Lebak tak tepat sasaran

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lebak, Eka Darmana Putra bicara soal Bansos Lebak tak tepat sasaran

Suaranusantara.com- Penyaluran bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Lebak, Banten, banyak yang tidak tepat sasaran. Hal itu diakui Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lebak, Eka Darmana Putra.

“(Bansos) yang tidak tepat sasaran atau disebut inclusion dan exclusion error pasti ada. Kita akui karena bansos merupakan program pusat yang didata di lapangan laly diverifikasi kemudian dilaporkan oleh operator desa untuk diusulkan ke pusat,” kata Eka, Kamis (13/3/2025).

Terkait dengan data yang menjadi penyebab banyak bansos yang tidak tepat sasaran, Eka mengatakan, Kementerian Sosial (Kemensos) RI tengah membenahi dan memverifikasi ulang penerima bansos menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Jadi penerima bansos BPNT atau PKH yang sudah dua atau tiga tahun kemudian ternyata ekonominya membaik dan kehidupannya sudah layak tentu akan disetop kemudian diganti ke yang membutuhkan,” terang Eka.

Dirinya juga berharap peran maksimal dari para pendamping sosial, Program Keluarga Harapan (PKH) maupun pendamping desa.

“Ini kan bagaimana komitmen dan kemauan untuk membenahi data, bersama-sama mengecek individu-individu yang sudah tidak tepat sasaran agar diusulkan diganti,” ucapnya.

Lebih lanjut Eka mengklaim, upaya untuk meminimalisir terjadinya penyaluran bansos tidak tepat sasaran juga sudah dilakukan melalui musyawarah desa (Musdes).

“Sering kita cut off, tapi sekarang ini kita benahi dengan coba verifikasi ulang agar lebih tepat sasaran penerimanya. Jadi kalau keluarga itu dianggap tidak lagi memenuhi kriteria penerima bansos harusnya dikeluarkan dari SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) Desa oleh operator di desa kemudian diusulkan ke pusat agar dihapus datanya,” paparnya.

Sebelumnya, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya pada sela-sela sertijab di pendopo, Senin (3/3), mengungkap, banyak bansos yang kurang tepat sasaran.

Kata Hasbi, guna mengatasi persoalan tersebut harus dimulai dari pembenahan data penerima.

“Saya ketemu dengan kepala BPS Lebak dan saya bilang banyak data yang harus diperbaiki,” katanya

Exit mobile version