
Nias Selatan-SuaraNusantara
Bupati Nias Selatan Hilarius Duha mengajak masyarakat dan pelaku koperasi pada era globalisasi ini untuk mengubah cara pandang ke pola yang lebih modern.
Hal tersebut disampaikannya pada acara ‘Restrukturisasi Koperasi dari Pola Tradisional Menjadi Pola Modern Melalui Sentuhan Teknologi’ yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara dengan Dinas Koperasi dan UKM Nias Selatan, di Hotel Keytaro Telukdalam, Selasa (30/5/2017).
“Di era globalisasi ini, suka tidak suka kita harus bisa merubah cara pandang kita ke arah yang lebih modern,” kata Hilarius.
Lebih lanjut, Hilarius menjelaskan kendala bukanlah sebuah keluhan atau penghalan dalam menjalankan sebuah kemajuan, namun bagaimana memanfaatkan kesempatan.
“Kendala yang kita alami bukan menjadi penghalang untuk maju, malainkan bagaimana memanfaatkan dan mengatur agar kita dapat maju dan berkembang, karena mengeluh tiada artinya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Promosi dan Dagang Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara Salmeg Saragi mengatakan pengembangan SDM dan peningkatan usaha koperasi yang secara profesional harus berkesinambungan.
“Pengembangan sumber daya manusia, pengembangan sarana prasarana dan peningkatan usaha koperasi yang profesional dan berkesinambungan sehingga pengembagan dan pertumbuhan koperasi dapat membuka lapangan pekerjaan dan menurunkan angka kemiskinan untuk mewujudkan Indonesia sejahtera,” tukasnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi & UKM Nias Selatan Aferili Harita dalam laporanya mengatakan peserta yang hadir sebanyak 25 Koperasi dimana 16 adalah koperasi yang baru dibentuk dengan harapan adanya peningkatan usaha koperasi, perubahan anggaran dasar yang nantinya menjadi koperasi yang mandiri yang dapat mensejahterakan anggotanya.
Selain itu turut hadir Direktur Utama BUMD Nias Selatan Robert Dakhi serta 4 Pemateri lain dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Penulis: Wilson Loi