Wah! Pramono Anung Berhasil Keluarkan Jakarta dari 20 Kota Termacet Dunia 

ilustrasi kemacetan kota Jakarta (foto : istockphoto.com)

ilustrasi kemacetan kota Jakarta (foto : istockphoto.com)

Suaranusantara.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan DKI Jakarta telah berhasil keluar dari 20 kota termacet dunia.

Hal itu diketahui Pramono saat melakukan pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York Eric Adams.

Awalnya, Pramono menjelaskan isi pertemuannya, dimana membahas pengalaman dalam mengelola kota metropolitan.

Pramono menyebut permasalahan Jakarta dan New York tak jauh berbeda.

“Saya kaget juga, ternyata problem di New York itu tidak lebih ringan dari Jakarta,” ujar Pramono, Selasa (22/7/2025).

Ia membandingkan luas wilayah dan dinamika kependudukan antara dua kota besar dunia itu.

Menurutnya, luas Jakarta sekitar 660 kilometer persegi, sedikit lebih kecil dari New York yang mencapai 700 kilometer persegi.

“Penduduk Jakarta 11 juta, siang hari bertambah jadi 15 juta. New York itu 8 juta, bertambah 5 juta jadi 13 juta. Jadi ini bisa dibilang hampir apple to apple,” ucap Pramono.

Lebih lanjut, Pramono mengatakan, bahwa saat ini Jakarta menarik perhatian dunia salah satunya ada perubahan drastis dalam urusan lalu lintas.

Ia menyinggung laporan tahunan TomTom Traffic Index, di mana Jakarta yang dulunya langganan masuk 10 besar kota termacet di dunia, kini justru terlempar jauh dari daftar itu.

“Dulu Jakarta itu selalu masuk 10 besar, sama seperti New York. Bahkan New York pernah nomor dua, Jakarta enggak pernah absen di 10 besar,” katanya.

“Sekarang kita ada di posisi berapa, Pak Syafrin?” tanya Pramono sambil menunjuk Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo.

“Nomor 90, Pak,” jawab Syafrin.

Pramono menyebut Wali Kota New Yorko terpukau dengan prestasi tersebut.

Exit mobile version