
Jogjakarta-SuaraNusantara
Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, merasa geram dengan aksi main hakim yang dilakukan sekelompok orang terhadap sopir taksi online di Bandara Yogya. Tindakan menghukum melepas baju dinilai Sultan sebagai tindakan tidak beradab.
“Masa kita masyarakat beradab, (berbuat) seperti itu. Ya tidak benar,” kata Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Jalan Malioboro, Yogyakarta, Selasa (20/6/2017).
Sultan mendesak agar pihak kepolisian segera mengambil tindakan. “Saya mohon, polisi mengambil tindakan. Itu tidak benar,” tegasnya.
Sebelumnya, seorang sopir taksi online berinisial F dipermalukan oleh sejumlah orang setelah kedapatan mengambil penumpang di area parkir Bandara Adisutjipto Yogyakarta.
Berbagai hukuman harus dijalani F semalam di Bandara Adisutjipto karena seorang penumpangnya masuk ke dalam mobilnya di area parkir bandara.
Tak hanya dihukum lepas baju, F mengaku juga mendapat perintah-perintah nyeleneh dari seseorang berpakaian preman. Di antaranya push up, badannya dicoret-coret hingga mencium patung yang ada di Bandara Adisutjipto Yogyakarta.
Selain itu F diperintahkan untuk meminta maaf kepada sopir-sopir taksi yang ngetem di bandara, dengan cara menyalami satu per satu sambil berteriak dan berjanji tidak akan mengambil penumpang di bandara lagi.
Penulis: darbol