Suaranusantara.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan seluruh layanan transportasi umum di Jakarta telah kembali normal usai kerusuhan akhir Agustus lalu. Sebanyak 22 halte Transjakarta yang sempat rusak kini kembali beroperasi melayani penumpang.
“Hari ini seluruh aktivitas transportasi di Jakarta sudah normal semuanya, termasuk halte yang ada di Polda Metro Jaya, kemudian di Mandiri, Istora, dan semuanya sudah normal kembali,” ujar Pramono di Halte Jaga Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9).
Selain memastikan layanan kembali berjalan, Pramono juga menyatakan bahwa tarif transportasi umum di Jakarta telah kembali normal. Sebelumnya, Pemprov DKI memberikan subsidi tarif Rp1 untuk Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta sejak 31 Agustus 2025, sebagai bentuk kompensasi atas gangguan layanan pascakerusuhan.
“Tarif sudah normal kembali, mudah-mudahan kehidupan masyarakat Jakarta sudah normal kembali,” tambahnya.
Meski layanan transportasi kembali berfungsi, Pramono menyebut masih ada perbaikan infrastruktur yang harus segera diselesaikan. Salah satunya jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Senen dan Polda Metro Jaya.
Menurut Pramono, perbaikan JPO itu akan ditangani Kementerian Pekerjaan Umum (PU). “Mereka akan memulai mengerjakan ini dan mudah-mudahan selesai bulan Desember. Jadi Kementerian PU mengerjakan halte menyangkut lift dan JPO, sedangkan halte dikerjakan sepenuhnya oleh Pemerintah Jakarta dan Transjakarta,” jelasnya.
