KPU DKI: Jumlah Pemilih Jakarta Semester II 2025 Naik Jadi 8,23 Juta

Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata soal jumlah pemilih di Jakarta yang naik (Foto KPU DKI)

Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata soal jumlah pemilih di Jakarta yang naik (Foto KPU DKI)

Suaranusantara.comKPU DKI Jakarta mencatat jumlah pemilih pada Semester II tahun 2025 mencapai 8.239.242 orang, terdiri dari 4.064.047 laki-laki dan 4.175.195 perempuan.

Angka ini meningkat dibandingkan Semester I yang berjumlah 8.171.972 pemilih, menandakan adanya pertambahan warga yang memenuhi syarat untuk memilih.

Data tersebut disampaikan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II Tahun 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Sepanjang proses pemutakhiran semester II, KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta mencatat 267.817 pemilih baru, sementara 202.380 pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), terutama karena meninggal dunia dan perpindahan domisili.

Selain itu, 186.824 data pemilih mengalami perbaikan, termasuk pembaruan alamat, NIK, hingga status kependudukan.

Pada semester ini, KPU juga mendata 58.199 pemilih penyandang disabilitas, mencakup disabilitas fisik, intelektual, mental, sensorik rungu, wicara, hingga netra. Data tersebut menjadi dasar penting untuk memastikan pelayanan yang inklusif bagi seluruh pemilih.

Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata, menekankan bahwa keberhasilan pemutakhiran data tidak hanya bergantung pada kerja internal KPU, tetapi juga hasil kolaborasi berbagai pihak.

“Data pemilih yang akurat adalah hasil kolaborasi. KPU tidak mungkin bekerja sendirian. Semua pihak memiliki peran penting dalam memastikan daftar pemilih kita bersih dan mutakhir,” ujarnya.

Wahyu turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pemutakhiran data.

Exit mobile version