Petugas Evakuasi Tembok Roboh di SMPN 182 Jakarta, Kerahkan 3 Alat Berat

3 alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi tembok roboh di SMPN 182 Jakarta, pada Senin (16/2/2026). (Ilham F/Suaranusantara)

3 alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi tembok roboh di SMPN 182 Jakarta, pada Senin (16/2/2026). (Ilham F/Suaranusantara)

Suaranusantara.com – Tiga alat berat dikerahkan ke lokasi robohnya tembok setinggi lima meter dengan panjang sekitar 65 meter yang menimpa pagar dan salah satu ruangan SMPN 182 Jakarta.

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan melakukan pembersihan puing-puing tembok yang roboh dan menutup saluran air serta akses gerbang masuk sekolah.

Evakuasi dilakukan untuk mempercepat normalisasi lingkungan sekolah, mengingat masa libur Ramadan segera berakhir dan kegiatan belajar mengajar akan kembali berlangsung.

Plt Kepala Sekolah SMPN 182, Narwan mengatakan, pihak sekolah telah menemui pemilik tembok. Pemilik bangunan disebut telah berjanji menyelesaikan persoalan tersebut, termasuk memberikan ganti rugi atas kerusakan yang terjadi.

“Alat berat dari semalam sudah bekerja, alat berat ada tiga dikerahkan beserta petugas-petugas PPSU,” kata Narwan saat diwawancarai, pada Senin (16/02/2026).

Seperti diketahui, tembok setinggi lima meter dengan panjang 65 meter tersebut roboh pada Minggu siang. Peristiwa itu terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena aktivitas sekolah sedang libur. Saat ini proses pembersihan dan pengangkutan material puing masih berlangsung hingga area dinyatakan aman dan dapat.

Exit mobile version