Suaranusantara.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan layanan Mobil Klinik Hewan Keliling untuk mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan hewan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung layanan tersebut di RPTRA Mustika, Jakarta Timur, Jumat (10/7).
Mobil Klinik Hewan Keliling menyediakan berbagai layanan kesehatan bagi hewan peliharaan. Pelayanan meliputi konsultasi, pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, pengobatan, pemeriksaan laboratorium, USG, sterilisasi, hingga bedah minor.
Gubernur Pramono mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut karena layanan diberikan dengan tarif retribusi sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, program ini menjadi upaya menghadirkan layanan kesehatan hewan yang mudah dijangkau dan berkualitas.
“Saya mengajak masyarakat memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya. Seluruh layanan diberikan dengan tarif retribusi sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan hewan yang mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau,” ujar Pramono.
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling yang beroperasi di lima wilayah kota administrasi. Setiap unit dilengkapi dokter hewan dan paramedik veteriner untuk memastikan pelayanan berjalan cepat dan sesuai standar kesehatan hewan.
Pramono mengatakan kehadiran mobil klinik menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu mempertahankan status Jakarta sebagai daerah bebas rabies sekaligus mendukung terwujudnya kota yang ramah terhadap hewan.
Layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga, Lestari, mengaku memanfaatkan fasilitas itu untuk mensterilkan dan memvaksinasi dua ekor kucing peliharaannya karena lokasinya dekat dengan tempat tinggal.
“Bagus layanannya. Cepat dan mudah, mulai dari pendaftaran hingga pemeriksaan. Sangat bermanfaat bagi warga. Ini juga gratis,” kata Lestari.
Menurut Lestari, kehadiran Mobil Klinik Hewan Keliling membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan hewan tanpa harus datang ke klinik. Ia berharap layanan serupa dapat lebih sering hadir di lingkungan permukiman agar semakin banyak hewan peliharaan memperoleh vaksinasi dan sterilisasi.
