Kabupaten Tangerang – Sri Handayani (35) korban kebakaran di Perumahan Bukit Gading Cisoka akhirnya dimakamkan.
Korban dimakamkan di TPU Selapajang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Sri tewas bersama suami dan kedua anaknya dan ditemukan berpelukan didalam kamarnya.
Pada pemakaman tersebut, Ibu korban, Sumiah mengatakan, tidak ada firasat yang di alaminya sebelum kepergian sang anak.
“Firasat engga ada yang aneh, cuma pas hari Jum’at dia bilang ‘Bu, nanti aku lebaran sekeluarga engga pulang Kampung ya’ cuma gitu aja,” ujarnya saat ditemui usai pemakaman, Selasa (21/8/2018) malam.
Sumiah menuturkan, mendapat kabar kepergian sang anak dari teman suaminya di Jakarta. Ia pun baru mendapat kabar sekira pukul 7.00 WIB.
“Kabar dari temen bapaknya kerja di Monas, katanya rumahnya Sri kebakaran, saya engga percaya, kurang yakin, kaya mimpi, saya kira cuma anak saya aja, tapi ternyata sekeluarga engga ada,” ujarnya.
Ia pun meminta kepada seluruh tetangga dan keluarga untuk memaafkan kesalahan anak dan menantunya apabila pernah melakukan kesalahan.
“Mohon dimaafkan kalau memang ada salah, tapi memang anak saya itu orangnya baik, engga pernah macem-macem, semoga diterima semua amalnya di sisi Allah,” tandasnya.
Untuk diketahui, Sri Handayani (35) tewas bersama dengan suaminya, Budiman (46) dan kedua anaknya, yakni Safira Aulin Nurbaiti (5) dan Fredi (1) yang ditemukan berpelukan didalam sebuah kamar di Perumahan Bukit Gading Cisoka, Kabupaten Tangerang. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik kamar korban. (yogi/nji)
