Ketua PGRI Kota Tangerang Sebut Pemerintah Pusat Tak Perduli Pendidikan

Kota Tangerang – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang, Jamaluddin menilai Pemerintah Pusat tak perduli terhadap pendidikan.

Hal tersebut diungkapkannya lantaran adanya batas maksimal usia pada penerimaan CPNS 2018.

“Ini jelas merugikan bagi K2 yang sudah lama mengabdi. Karena banyak guru yang sudah puluhan tahun mengabdi dan usianya sudah melewati 35 tahun,” papar Jamal saat ditemui diruang kerjanya, Senin (17/9/2018).

Ia memaparkan, untuk di Kota Tangerang sendiri ada sebanyak 1.200 K2 yang belum diangkat menjadi CPNS.

“Banyangkan saja mereka menjadi K2 sejak tahun 2005, sedangkan sekarang sudah 2018. Artinya umur mereka sudah tidak muda lagi,” papar Jamal.

Bahkan ia mengaku akan berjuang bersama guru demi menagih janji pemerintah.

“Dua tahun lalu Menpan RB berjanji untuk menghilangkan syarat soal usia. Tapi hari ini mereka mengingkari janjinya, ini jelas pengkhianatan kepada guru,” tukasnya. (akim/nji)

Exit mobile version