Kota Tangerang – Masih ditemukannya titik banjir bahkan sempat mengepung Kota Tangerang mendapat sorotan dari jajaran Legislatif.
Pasalnya, setiap hujan dengan intensitas tinggi terjadi genangan tersebut kerap terjadi di kota yang memiliki slogan akhlakul karimah.
Terbaru, akibat banjir yang melanda di Komplek Karang Tengah Permai, Kecamatan Karang Tengah, Jumat (1/2/2019) membuat siswa sekolah dasar Muhammad Rasia Fadillah (11) terseret arus ketika sedang berada di Sungai Gebyuran.
Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi mengatakan, pihaknya sudah memberikan masukan kepada pihak eksekutif untuk memikirkan dan duduk bersama agar masalah tersebut tidak kembali terjadi.
“Bukan hanya saluran itu di bersihkan, tetapi bagaimana caranya agar masalah banjir dapat teratasi,” ucapnya ketika ditemui, Sabtu (2/2/2019).
Agar maksimal penanganannya (Banjir,red), sambung Suparmi, Pemkot diminta berhenti memberi izin kepada pengembang untuk mendirkan bangunan di Kota Tangerang.
“Seharusnya kita perbanyak daerah resapan. Normalisasi Sungai Cisadane juga harus dilakukan dan harus bekerja sama dengan masyarakat,” tambahnya.
Suparmi mengatakan, dengan kerjasama tersebut, pemerintah berperan aktif mengedukasi kepada masyarkat agar menjaga kebersihan lingkungan.
Data yang diperoleh, selama seminggu terakhir akibat hujan dengan intensitas tinggi membuat hampir seluruh wilayah Kota Tangerang tergenang air.
“Jangan sampai drainase yang tadinya dapat teraliri menjadi mengendap sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik,” tukasnya. (ger/nji)
