Kota Tangerang – Aksi geng motor dan tawuran yang marak saat bulan Ramadan menimbulkan kekhawatiran warga dan sejumlah kalangan.
Aksi-aksi tersebut juga dikhawatirkan oleh pihak sekolah bisa membawa pengaruh buruk terhadap siswa yang merupakan generasi penerus bangsa.
Meski memastikan pelajarnya tidak akan melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji, namun Kepala SMPN 7 Kota Tangerang Sudjiawati menilai, upaya membentengi siswa agar terhindar dari pengaruh buruk tersebut perlu dilakukan.
Salah satunya kata Sudjiawati dengan mempertebal dan memperdalam ilmu agama selama bulan Ramadan dengan berpuasa, salat dan tadarus.
“Makanya kami berusaha setiap tahunnya agar kegiatan pesantren Ramadan terus dilaksanakan. Sehingga siswa akan membuang semua pikiran negatifnya,” ujar Sudjiawati, Selasa (21/6/2019).
Melalui pesantren Ramadan, dia juga berharap siswa dapat menambah wawasan dalam bidang ilmu agama.
“Salah satunya bagaiamana memandikan jenazah,” katanya.(ahmad/and)
