Ade Sumardi: Kritik Pemerintah Jangan Didasari Kebencian

Suaranusantara.com– Wakil Bupati Lebak yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan, Ade Sumardi mempersilahkan kepada masyarakat untuk mengkritik sekeras-kerasnya pemerintah.

Ade menyebut, mengkritik kinerja pemerintah menjadi sebuah keharusan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan baik
di pusat maupun daerah.

“Kritik pemerintah itu wajib hukumnya karena mata bupati dan wakil cuma dua,” kata Ade usai membuka Festival Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), di Gedung
DPRD Lebak, Kamis (3/8/2023).

Akan tetapi ia mengingatkan kritik yang disampaikan haruslah kritik yang membangun, bukan kritik yang didasari oleh rasa kebencian.

“Tidak boleh kritik atas dasar kebencian, kritik harus disampaikan karena rasa kemanusiaan,” tegas Ade.

Dirinya juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan pemikiran, ide dan gagasan. Ia mencontohkan, Geopark Bayah Dome itu berawal dari ide seorang mahasiswa.

“Sampaikan ke kami kalau punya ide dan gagasan dalam pikiran. Justru saya menantang nih, terutama teman-teman ormas untuk berfikir bagaimana bisa mengambil peran ikut membangun Lebak lebih maju.” tutur Ade.

Lebih lanjut, Ade mengajak ormas untuk menjaga kondusifitas dan stabilitas daerah.

“Apalagi ini mendekati perhelatan pemilu, ini akan bisa menjadi pintu masuk oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan negeri ini tidak kondusif,” katanya.(Def)

Exit mobile version