Seleksi Calon Paskibraka Disebut Ada Indikasi Curang, Kesbangpol Lebak Beri Penjelasan

Ilustrasi: Seleksi parade calon Paskibraka Kabupaten Lebak tahun 2023.(Instragram Kesbangpol Lebak)

Ilustrasi: Seleksi parade calon Paskibraka Kabupaten Lebak tahun 2023.(Instragram Kesbangpol Lebak)

SuaraNusantara.com – Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Lebak, Banten, disebut ada indikasi curang.

Indikasi kecurangan dalam proses seleksi calon Paskibraka lantaran sejumlah nama peserta yang masuk dalam ranking justru tidak muncul sebagai peserta lolos.

“Banyak yang janggal. Misanya, nama-nama hasil penilaian dari tim penilai yang sudah diranking malah tidak sesuai dengan nama-nama yang lolos hasil dari Kesbangpol,” kata sumber yang minta namanya tidak disebut kepada wartawan, Senin (15/5/2024).

Kemudian ada juga beberapa nama yang tidak masuk dalam ranking tim penilai justru lolos dipanggil sebagai peserta yang lolos untuk mengikuti training center (TC).

Lalu terkait tinggi badan peserta. Menurut sumber, jika memang tinggi badan menjadi aturan dari pusat, tetapi yang menjadi kejanggalan adalah adanya peserta yang tetap lolos meski tingginya di bawah tinggi minimal.

“Kenyataannya ada peserta putri yang tingginya di bawah 155 centimeter tetap masuk, dan ini diduga karena dia punya hubungan dengan orang dalam. Jadi sangat mencolok sekali indikisi curangnya,” ungkap dia.

Menjawab hal itu, Badan Kesbangpol Lebak membantah adanya indikasi kecurangan dalam proses seleksi Paskibraka.

Kabid Kesatuan Bangsa Kesbangpol Lebak Anas Nasupian mengatakan, kewenangan meloloskan peserta sebagai calon Paskibraka menjadi wewenangan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Tidak ada ranking dan yang berhak menentukan lolos atau tidak itu BPIP,” jawan Anas.

Ia menjelaskan, Kesbangpol hanya menginput angka dari hasil penilaian seluruh tes yang diikuti peserta. Mulai dari PBB (Peraturan Baris-Berbaris), parade, wawasan kebangsaan, kepribadian, media sosial, dan lain-lain.

“Jadi yang diinput bukan hanya nilai dari PBB saja, tapi semua nilai dari tes yang diikuti diinput melalui aplikasi. Dan tidak ada istilah ranking,” ucapnya.

Berdasarkan hasil yang diumumkan oleh BPIP pada Jumat kemarin, ada 54 peserta yang lolos terdiri dari 27 putera dan 27 puteri.

“Mereka akan menjalani pra TC pada tanggal 15-17 Juli dan masuk TC pada tanggal 4 sampai dengan 17 Agustus 2024. Para calon Paskibraka akan dibekali dan digembleng dengan berbagai pengetahuan dan wawasan sehingga siap untuk melaksanakan tugasnya sebagai pengibar bendera,” jelasnya.(Def)

Exit mobile version