
Pamekasan – SuaraNusantara
Pengurus Wilayah (PW) Muhammaddiyah Pamekasan, Jawa Timur (Jatim) menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam, Sabtu (22/4/2017) kemarin.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pamekasan, di SMP Muhammadiyah Pamekasan.
Mengusung tema ‘Membangun Sinergitas dan Integritas Muhammadiyah yang Berkemajuan’ Baitul Arqam turut dihadiri dua Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, yaitu Nadjib Hamid dan Syamsuddin.
Menyampaikan materi Kemuhammadiyahan, Nadjib mengingatkan kembali bahwa Muhammadiyah adalah gerakan dakwah amar makruf nahi munkar.
“Muhammadiyah juga adalah gerakan tajdid, yang melakukan purifikasi (pemurnian) di bidang ibadah, aqidah, dan akhlaq. Sedang di bidang muamalah, selalu dilakukan dinamisasi,” papar Nadjib yang tak lain bekas Sekretaris Muhammadiyah PWM Jatim periode 2005-2010 dan 2010-2015.
Kata dia, Muhammadiyah bisa tumbuh dan berkembang lebih dari satu abad karena gagasan-gagasan besar yang diusung dan dijalankan secara ketekunan dan keikhlasan. “Tiga modal itu kemudian dikelola dengan baik dan amanah,” ujarnya.
Menurutnya, manajemen di Muhammadiyah itu seperti membangun masjid, yaitu mulai membangun maka akan terkumpul uang. “Di Muhammadiyah kalau berkegiatan menunggu punya uang, maka tidak akan ada kegiatan dan uang. Berkegiatanlah, maka uang akan datang,” ungkap dia.
Karena itu, sambung Nadjib, tidak ada organisasi di dunia ini yang sebesar Muhammadiyah. Hal itu mengingat seluruh aset yang dimiliki atas nama Muhammadiyah bukan perorangan.
Penulis: Hasbullah