Suaranusantara.com – Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih didorong memiliki usaha apotek dan klinik untuk lebih mempermudah masyarakat, khususnya di pedesaan dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan.
Hal itu dikatakan Ferry saat meresmikan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, di Gedung Plaza Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (12/9/2025).
“Apotek dan klinik di desa merupakan amanat penting supaya masyarakat bisa lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan,” kata Ferry.
Klinik dan apotek milik Koperasi Merah Putih, ujar Ferry, diharapkan bisa menyediakan beragam obat-obatan yang umumnya dibutuhkan masyarakat dengan harga terjangkau.
“Supaya nanti ada obat-obatan yang bisa didapatkan oleh masyarakat dengan harga murah dan terjangkau,” ucap Ferry.
Pria yang dilantik sebagai Menkop menggantikan Budi Arie Setiadi pada 8 September 2025 menyampaikan, Koperasi Merah Putih yang dilaunching pada 21 Juli 2025 sudah pada tahap operasional.
“Saya merasakan optimisme karena setelah fase tahap pertama pembentukan, sekarang kita memasuki fase operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Insya Allah untuk Provinsi Banten pelaksanaan sosialisasi tata cara pinjaman dan pencairan plafon pinjaman akan segera dilakukan,” paparnya.
Ia berharap Koperasi Merah Putih menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus menyediakan layanan sosial yang dibutuhkan masyarakat.
“Dengan model koperasi yang menyeluruh, pemerintah ingin memastikan warga desa mendapatkan manfaat ekonomi dan kesehatan secara berkelanjutan,” pungkasnya.(Def)
