Pertamina Menaikan Harga BBM Nonsubsidi Pertamax Cs, Ternyata ini Alasannya

SPBU yang terletak di Jl. Diponegoro tampak tidak ada aktifitas disebabkan stok BBM jenis Premium maupun Solar telah habis. Foto : Suara Nias / Lo'ozaro Zebua

SuaraNusantara.com – Pertamina kembali menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax dan Pertamax Turbo per 1 Mei 2023.

PT. Pertamina Persero mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax cs.

Menurut Irto Ginting, Corporarte Secretary Pertamina Patra Niaga kenaikan Harga BBM dipengaruhi berbagai aspek antaranya minyak mentah.

“Harga BBM Pertamina mpertimbangkan berbagai aspek di antaranya minyak mentah” ujar Irto Ginting

Perubahan harga BBM nonsubsidi Pertamax cs guna penyediaan BBM hingga ke pelosok Tanah Air.

“Agar tetap dapat menjamin keberlangsungan penyediaan dan penyaluran BBM merata di Tanah Air” Tambahnya.

Menurutnya, penyesuaian harga mengacu pada MOPS pada Periode 25 Januari 2023 hingga 24 Februari 2023 atas acuan tersebut harga masing-masing tiap daerah berbeda.

“Harga baru ini berlaku untuk provinsi dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen seperti di wilayah DKI Jakarta,” kata Irto.

Perubahan harga BBM Pertamax mulai berlaku pada hari ini, adapun perubahan harga tersebut berbeda-beda tergantung wilayah masing-masing daerah.

Untuk wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur saja awalnya harga BBM Pertamax Rp12.800 per liter menjadi Rp13.300 per liter.

Harga Pertamax Turbo ikut mengalami kenaikan Rp15.100 per liter namun harga BBM jenis Dexlite turun yang sebelumnya Rp16.500 per liter menjadi Rp14.950 per liter.

Adapun, harga update terbaru dapat di lihat melalui laman resmi Pertamina (mypertamina.id). (Alief)

Exit mobile version