Vietnam Kena 46 Persen, Begini Jurus Jitu Pemerintahnnya Hadapi Tarif Trump

To Lam selaku Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam saat teleponan dengan Trump bicarakan tarif resiprokal Vietnam kena 46 persen (instagram @hongkimkim86)

To Lam selaku Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam saat teleponan dengan Trump bicarakan tarif resiprokal Vietnam kena 46 persen (instagram @hongkimkim86)

Suaranusantara.com- Vietnam menjadi salah satu negara di ASEAN yang turut kena kebijakan tarif Trump terbaru.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif timbal balik atau resiprokal ke seluruh negara dengan nilai yang berbeda di masing-masing negara.

Vietnam diketahui dikenak tarif Trump sebesar 46 persen. Bahkan Trump sendiri sudah menyampaikan hal itu langsung ke pemerintahan Vietnam melalui Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam via sambungan telepon.

Vietnam pun punya jurus jitu menghadapi tarif Trump terbaru. Vietnam jauh sebelum Trump mengumumkan kebijakan tarif resiprokal terbaru, pemerintahannya memangkas sejumlah tarif produk AS yang masuk ke Vietnam.

Selain itu, Vietnam berkomitmen untuk mengimpor produk AS seperti pesawat dan pertanian. Hal itu diungkap langsung oleh Trump.

“Baru saja melakukan panggilan telepon yang sangat produktif dengan To Lam, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, yang memberi tahu saya bahwa Vietnam ingin memangkas tarif mereka hingga nol jika mereka mampu membuat kesepakatan dengan AS,” tulis Trump di platform sosial Truth miliknya, dikutip dari Reuters, Minggu 6 April 2025.

Maka dari itu melalui sambungan telepon, Trump dan To Lam sepakat akan bertemu dan membahas kelanjutan penghapusan tarif dalam waktu dekat. Trump pun menyampaikan ucapan terima kasih.

“Saya mengucapkan terima kasih kepadanya atas nama negara dan saya menantikan pertemuan dalam waktu dekat,” tambah Trump.

Lam pun mengonfirmasi pernyataan Trump tersebut. Lam juga berjanji untuk memangkas tarif atas barang-barang AS.

“Pada saat yang sama (Lam) mengusulkan agar AS menerapkan tarif pajak yang sama terhadap barang-barang yang diimpor dari Vietnam,” demikian bunyi laporan di portal pemerintah Vietnam yang dipublikasikan tak lama setelah unggahan Trump.

Kedua pemimpin sepakat bahwa mereka akan terus berunding dan kemungkinkan segera menandatangani perjanjian bilateral mengenai tarif. Trump pun menerima undangan untuk segera mengunjungi Vietnam.

Selain Vietnam, negara-negara di Asia Tenggara lain juga kena tarif resiprokal Trump di antaranya Indonesia kena 32 persen, lalu Malaysia dan Brunei Darussalam 24 persen, Filipina 17 persen, Singapura 10 persen, Kamboja 49 persen, Laos 48 persen, Vietnam 46 persen, Myanmar 44 persen, dan Thailand 36 persen

Exit mobile version