Suaranusantara.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Belanda sebagai bagian dari rangkaian lawatan luar negerinya yang berlangsung sejak 19 September 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Belanda sepakat untuk mengembalikan sekitar 30 ribu benda dan artefak Jawa bersejarah, serta fosil dan dokumen milik Indonesia.
Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat dalam perjalanan kembali ke Tanah Air, setelah Presiden Prabowo merampungkan lawatan luar negerinya. Kunjungan Presiden kali ini utamanya bertujuan menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.
“Intinya tadi juga disepakati bahwa Pemerintah Belanda akan mengembalikan sebesar, sebanyak 30 ribu fosil, artefak, dokumen-dokumen budaya-budaya milik Indonesia yang disimpan di sini dan nanti prosesnya akan segera, mungkin besok Menteri Kebudayaan akan menyelesaikan itu dan segera dikembalikan kepada Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangannya yang disiarkan melalui media sosial resmi Sekretariat Kabinet, Sabtu (24/9).
Ia menambahkan, proses pengembalian tersebut akan berlangsung cepat karena telah mendapat persetujuan langsung dari Raja Belan.
“Prosesnya mungkin pasti cepat karena tadi Raja Belanda sudah menyepakati itu, dan ini proses pengembalian sebenarnya sudah berjalan lama tapi Alhamdulillah berhasil disepakati tadi dan nanti akan dikembalikan ke Indonesia,” tuturnya.
