Hati-Hati! Ini Makanan yang Bisa Bikin Cepat Lapar Saat Sahur

Ilustrasi sahur (iStockphoto)

Ilustrasi sahur (iStockphoto)

Suaranusantara.com- Setiap kali sahur, banyak orang cenderung mengonsumsi makanan yang praktis dan cepat mengenyangkan. Namun, tidak semua makanan tersebut memberikan energi tahan lama. Beberapa jenis makanan dan minuman justru bisa menyebabkan rasa lapar datang lebih cepat.

Dari roti putih hingga yoghurt rendah lemak, pilihan makanan yang kurang tepat bisa membuat tubuh mudah lemas dan kurang bertenaga. Sebelum memilih menu sahur, ada baiknya mengetahui jenis makanan yang sebaiknya dihindari agar puasa lebih lancar.

Salah satu jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur adalah roti putih. Meskipun praktis dan sering dijadikan pilihan, roti putih terbuat dari tepung terigu olahan yang minim serat. Hal ini menyebabkan rasa kenyang yang hanya bertahan sebentar. Sebagai alternatif, roti gandum utuh lebih disarankan karena memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dan mampu memberikan energi lebih lama.

Selain roti putih, nasi putih juga termasuk dalam daftar makanan yang kurang direkomendasikan untuk sahur. Meski menjadi makanan pokok, nasi putih merupakan karbohidrat sederhana yang cepat dicerna, sehingga tubuh lebih cepat merasa lapar. Sebagai gantinya, nasi merah bisa menjadi pilihan yang lebih baik karena memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Bagi yang terbiasa makan sereal saat sahur, ada baiknya memilih jenis yang lebih kaya akan serat dan protein. Kebanyakan sereal instan mengandung gula tinggi dan rendah serat, sehingga tidak memberikan rasa kenyang yang bertahan lama. Menambahkan buah kering dan kacang-kacangan ke dalam sereal bisa menjadi pilihan lebih baik untuk menjaga energi tubuh.

Minuman seperti jus buah juga sebaiknya dikonsumsi dengan bijak. Jus murni dari buah memang mengandung vitamin dan mineral yang baik, tetapi minim serat, protein, dan lemak, sehingga tidak memberikan efek kenyang yang lama. Sebagai alternatif, mengolah buah menjadi smoothie dengan tambahan yoghurt atau kacang-kacangan akan lebih baik dalam menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa.

Yoghurt rendah lemak juga menjadi salah satu makanan yang kurang disarankan untuk sahur. Kandungan pemanis tambahan dalam yoghurt rendah lemak bisa meningkatkan gula darah dan membuat tubuh cepat lapar. Sebaiknya pilih yoghurt tawar dengan kandungan lemak penuh, lalu kombinasikan dengan buah segar atau granola agar memberikan efek kenyang lebih lama.

Dengan mengetahui jenis makanan dan minuman yang perlu dihindari saat sahur, umat Islam dapat memilih menu yang lebih tepat agar puasa berlangsung lebih nyaman. Memastikan asupan makanan yang tepat tidak hanya membantu tubuh tetap bugar, tetapi juga membuat ibadah puasa berjalan lebih lancar.

 

Exit mobile version