IHSG Anjlok Hingga 6,12%, Wamen Investasi: Enggak Ada Masalah

Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu (Dok Istimewa).

Suaranusantara.com Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu menilai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 6,12 persen bukan merupakan masalah.

Menurut dia, ada banyak hal yang bisa mempengaruhi pergerakan bursa efek, baik itu yang datang dari dalam maupun luar negeri.

“Enggak ada masalah (bursa), yang namanya market kan kondisionalnya banyak,” kata Todotua, Selasa (18/3/2025).

Namun, Todotua memastikan pemerintah akan secara konsisten merencanakan, mengeksekusi dan melakukan beberapa percepatan-percepatan untuk merealisasi investasi dalam hilirisasi.

“Kita punya Danantara, kita mau melakukan berbagai macam percepatan terhadap investasi itu sendiri karena kita sadar betul bahwa resources kita punya kita punya juga adalah potensial market yang besar ya kan dan secara positioning kita juga secara global itu sangat strategik,” ujarnya.

Dirinya menyebut respons paling penting untuk menjaga pasar adalah konsistensi dalam pelaksanaan program yang sudah dicanangkan dan direncanakan oleh pemerintah.

Diketahui, IHSG ambles hingga 6,12 persen atau 395,86 poin ke level 6.076,08 hingga perdagangan sesi I, Selasa (18/3/2025).

BEI juga sebelumnya telah melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) mulai pukul 11:19 hingga 11;49 WIB, seiring dengan turunnya indeks pada perdagangan Selasa (18/3/2025).

Ini pertama kali IHSG dibekukan sementara (trading hal) di masa ‘normal’.

Exit mobile version