Isu Judi Online Kembali Mencuat, Pengamat Sebut Ada Motif Politik

Presiden RI Prabowo Subianto perdana akan melakukan reshuffle kabinet sore nanti Rabu 19 Februari 2025 (instagram @prabowo)

Presiden RI Prabowo Subianto perdana akan melakukan reshuffle kabinet sore nanti Rabu 19 Februari 2025 (instagram @prabowo)

Suaranusantara.com– Isu yang menyeret salah satu elite partai dalam dugaan keterlibatan bisnis judi online di Kamboja dinilai bukan sekadar kabar miring semata. Sejumlah tokoh menilai, isu tersebut berpotensi menjadi bagian dari skenario politik yang menyasar stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII), Fauka Noor Farid, menyebut bahwa tuduhan terhadap tokoh tertentu yang dekat dengan Prabowo merupakan strategi untuk melemahkan kekuatan politik di sekelilingnya.

“Mereka berniat menyerang Pak Prabowo, tetapi tidak secara langsung. Melalui orang-orang terdekatnya, jadi kekuatan Pak Prabowo mau dipreteli lewat orang terdekat,” kata Fauka, Rabu (9/4/2025).

Senada dengan itu, anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rahul juga menilai tuduhan yang mencuat tidak berdasar. Menurutnya, pihak-pihak tertentu sengaja memainkan isu sensitif untuk merusak citra tokoh yang selama ini dikenal vokal membela kepentingan rakyat.

“Kami menilai, tuduhan terhadap Pak Dasco sangat tidak berdasar. Beliau adalah pemimpin yang memiliki rekam jejak panjang dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, serta dikenal sebagai pribadi yang taat beragama dan menjunjung tinggi etika berpolitik,” ujar Rahul dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani juga menyatakan ketidakpercayaannya terhadap tuduhan tersebut. Ia dengan tegas mengatakan,

“Saya enggak yakin,” saat ditanya soal kebenaran informasi yang menyeret nama koleganya.

Ketika diminta penegasan, Ketua MPR RI itu hanya mengulangi pernyataan pendeknya.

“Ya, saya enggak yakin,” ucap Muzani menegaskan.

Exit mobile version