Suaranusantara.com- Presiden ke 5 RI sekaligus Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diketahui pada Jumat 9 Mei 2025 lalu sempat berpidato soal nasi goreng dalam acara penghargaan Trisakti Tourism Award.
Kala itu, Megawati mengatakan bahwa ada yang merindukan masakan nasi gorengnya karena saking enaknya. Kata Megawati, sosok yang merindukan nasi goreng buatannya adalah Presiden.
Namun, Megawati enggan menjabarkan secara detail siapa sosok presiden yang dimaksud.
“Presiden bolak-balik nanya kapan aku dibikinin nasi goreng, Mbak, ya? Yo, Presiden siapa, ya? Hehe. Itu senang banget, loh,” ujar Megawati kala berpidato dalam acara penghargaan Trisakti Tourism Award yang digelar oleh PDI Perjuangan.
Ketua DPP PD Perjuangan Deddy Sitorus menilai cerita nasi goreng (nasgor) Megawati bukanlah sebuah ajakan bertemu untuk Prabowo.
Deddy menilai ucapan Megawati dalam konteks pembahasan inovasi kuliner.
“Pernyataan Bu Mega disampaikan saat malam penghargaan Trisakti Tourism Award yg diadakan DPP PDI Perjuangan. Di dalamnya termasuk penghargaan terhadap inovasi kuliner dan makanan pendamping beras,” kata Deddy kepada wartawan, Senin 12 Mei 2025.
Deddy mengatakan Megawati berbicara terkait buku resep Mustika Rasa hingga soal masakan beliau. Pada momen itu, Megawati kemudian menyinggung nasi goreng yang pernah dibuat Megawati saat pertemuan dengan Prabowo.
“Dalam konteks itu Bu Mega cerita tentang kebiasaan beliau memasak termasuk nasi goreng yang sangat disukai Presiden Prabowo,” katanya.
Deddy menilai pernyataan Megawati bukan ajakan untuk bertemu Prabowo. Deddy menilai jika nasgor dikaitkan dengan undangan ke Prabowo, pasti hal didiskusikan soal kebangsaan bukan masakan.
“Saya pribadi melihatnya dalam konteks masakan, bukan ajakan atau undangan bertemu dengan Presiden. Kalau ajakan bertemu Presiden, urusannya pasti soal bangsa dan negara. Bukan makan-makan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Peneliti dari Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, sebelumnya menganggap candaan Megawati terkait nasi goreng merupakan kode ke Prabowo. Bawono menyebut Megawati ingin ada pertemuan lanjutan dengan Prabowo.
“Melalui candaan mengenai nasi goreng di sebuah acara internal partai Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tengah melempar kode kepada Presiden Prabowo Subianto agar dapat meluangkan bertemu kembali,” kata Bawono kepada wartawan, Minggu 11 Mei 2025.
