Rutin Adakan Job Fair, Pemprov Targetkan 1.530 Warga Jakarta Dapat Pekerjaan di 2025

Tapera akan dipotong setiap bulannya dari gaji karyawan swasta dan PNS serta seluruh pekerja (instagram @publikcikarang)

Tapera akan dipotong setiap bulannya dari gaji karyawan swasta dan PNS serta seluruh pekerja (instagram @publikcikarang)

Suaranusantara.com – Pemprov DKI Jakarta menargetkan sebanyak 1.530 orang bisa mendapat pekerjaan melalui bursa kerja (job fair) yang mulai diadakan rutin setiap bulannya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Syaripudin.

“Pada tahun 2024 ada 1.669 pencari kerja yang mendapat pekerjaan melalui job fair. Sementara target di tahun 2025, 1.530 orang bisa mendapat pekerjaan melalui job fair,” kata Syaripudin dalam keterangan di Jakarta, Jumat (16/5/2025).

Menurut dia, program bursa kerja ini merupakan upaya Pemprov DKI untuk menekan angka pengangguran di Jakarta.

Diketahui, berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menunjukkan bahwa angka pengangguran di Jakarta pada tahun 2023 mencapai 354.496 orang.

Sementara, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina berpendapat Pemprov DKI harus lebih ketat saat melakukan seleksi terhadap perusahaan-perusahaan yang ingin ikut serta dalam bursa kerja.

Sehingga, kata dia, warga Jakarta yang mendapat pekerjaan lewat bursa tersebut mampu memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan perekonomian keluarga.

“Kalau perusahaannya jelas, upah yang didapat setiap bulan juga pasti, stabil. Bukan menerima upah sesuai pencapaian target saja,” kata dia.

Exit mobile version