Suaranusantara.com- Kabar duka datang dari keluarga jurnalis kondang Najwa Shihab. Suaminya, Ibrahim Sjarief Assegaf, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 20 Mei 2025. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang kalem dan jauh dari sorotan media.
Profil Ibrahim Sjarief Assegaf
Nama Ibrahim Sjarief Assegaf mungkin tidak kerap disebut di layar kaca atau media sosial, namun peran dan dedikasinya dalam dunia hukum Indonesia tidak dapat disepelekan.
Ia bukan hanya seorang profesional hukum berkaliber tinggi, tetapi juga merupakan salah satu figur sentral dalam pengembangan layanan hukum berbasis teknologi di Tanah Air.
Lahir di kota Surakarta pada tahun 1977, Ibrahim menapaki jalur akademiknya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Tak berhenti di situ, ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Australia dan meraih gelar magister hukum dari University of Melbourne. Bekal akademik tersebut menjadi fondasi kuat untuk meniti karier di bidang hukum yang penuh tantangan dan dinamika.
Berkarier di dunia hukum korporat, Ibrahim mengembangkan kepakarannya dalam sektor keuangan dan perbankan, serta menangani berbagai kasus restrukturisasi dan kepailitan. Pengakuan atas keahliannya datang bukan hanya dari klien, tetapi juga dari komunitas hukum internasional.
Salah satunya, Asialaw Leading Lawyers sempat menyematkan predikat “Leading Lawyer” kepadanya pada tahun 2016. Di luar prestasi, Ibrahim dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan tak gemar tampil di media, meski bersuamikan salah satu jurnalis paling dikenal di Indonesia.
Kini, ia menjabat sebagai direktur di PT Justika Siar Public, sebuah platform layanan hukum digital yang bertujuan mempermudah akses masyarakat terhadap bantuan hukum. Selain itu, Ibrahim juga mendirikan dan memimpin firma hukum Assegaf Hamzah & Partners, yang sudah lama dikenal sebagai salah satu kantor hukum terdepan di Indonesia.
Dari sisi pribadi, kehidupan rumah tangga Ibrahim dan Najwa Shihab telah berlangsung harmonis sejak tahun 1997. Bersama sang istri, ia dikaruniai dua anak, meskipun salah satu buah hati mereka telah lebih dulu berpulang. Kendati keduanya disibukkan oleh pekerjaan masing-masing, mereka dikenal sebagai pasangan yang kompak dan saling mendukung.
Selain bergelut dengan dokumen hukum dan ruang sidang, Ibrahim juga dikenal memiliki minat dalam dunia olahraga, khususnya bersepeda, serta gemar membaca. Meski memiliki akun media sosial, ia tergolong jarang aktif dan lebih memilih menjaga kehidupan pribadinya tetap tenang dan jauh dari hiruk-pikuk digital.
Sebagai keturunan keluarga Assegaf yang memiliki akar nasab hingga Nabi Muhammad SAW, Ibrahim juga berasal dari garis keturunan Arab Quraisy-Bugis yang disegani. Tak hanya membawa nama besar, ia juga menjadikannya sebagai pijakan untuk menginspirasi generasi muda dalam meniti karier dengan integritas.
