Jokowi Lebih Pilih Gabung PSI, Golkar: Kami Masih Membuka Pintu

Sarmuji Sekjen Partai Golkar tanggapi soal pilihan Jokowi gabung PSI (instagram @forumkeadilantv)

Sarmuji Sekjen Partai Golkar tanggapi soal pilihan Jokowi gabung PSI (instagram @forumkeadilantv)

Suaranusantara.com- Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya mengaku lebih memilih bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ketimbang masuk ke partai politik lain.

Hal itu dikatakan Jokowi saat dirinya dikabarkan masuk dalam bursa calon ketua umum (caketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Jokowi mengatakan dirinya enggan bergabung dengan PPP terlebih jadi caketum partai. Sebab, sudah banyak nama yang jauh lebih kompoten untuk mengisi kursi ketua umum (ketum) PPP.

“Ndak lah, yang di PPP saya kira banyak calon-calon Ketua Umum yang jauh lebih baik yang punya kapasitas, kapabilitas, punya kompetensi. Banyak calon yang sudah beredar, kan banyak. Banyak sekali. Saya di PSI saja lah,” kata Jokowi di Solo, Jumat, 6 Juni 2025.

Partai Golkar menanggapi soal Jokowi yang lebih memilih bergabung dengan PSI. Melalui Sekjen Partai Golkar, Sarmuji mengatakan bahwa partainya membuka pintu bagi siapa pun yang mau bergabung termasuk Jokowi.

“Karena kenapa kita membuka pintu? Karena kita tidak membeda-bedakan satu warga negara dengan warga negara yang lain,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 16 Juni 2025.

Sarmuji berujar siapa pun boleh bergabung, partainya tidak akan pernah menutup pintu bagi pihak-pihak yang ingin bergabung termasuk Jokowi.

“Kita enggak bisa terus ngomong, ‘wah enggak ada pintu buat Pak Jokowi’, lho? Rakyat biasa saja, RT saja kita terima, apalagi mantan presiden, pasti pintu kita terbuka,” ujar Sarmuji.

Sarmuji mengatakan apabila Jokowi mau merapat ke Golkar, ruang komunikasi dengan para kader perlu ditingkatkan.

Terpenting, kata dia, keputusan akhir Jokowi untuk menentukan pelabuhan politiknya merupakan urusan pribadi.

“Tetapi apakah Pak Jokowi pasti masuk Golkar, enggak juga, karena tergantung dari Pak Jokowi. Pak Jokowi mau berlabuh di partai yang mana,” jelas dia.

PSI diketahui saat ini tengah membuka pendaftaran caketum sejak Selasa, 13 Mei 2025. Proses pendaftaran akan berlangsung hingga 18 Juni 2025.

Exit mobile version