Suaranusantara.com- Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menyatakan pihaknya akan melakukan kajian secara mendalam terkait usulan penghentian sementara pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang saat ini tengah berlangsung di Kalimantan Timur.
Menurut Bahtra, penting untuk mengkaji secara lebih komprehensif sebelum memutuskan apakah proyek IKN perlu dimoratorium atau tidak. Hal ini disampaikannya saat berada di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (22/7).
“Soal apakah perlu dimoratorium atau tidak. Nanti kami akan melakukan kajian yang lebih mendalam perlu apa tidaknya ya,” kata Bahtra di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/7).
Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas usulan dari Partai NasDem yang mendorong pemerintah untuk memberlakukan moratorium sementara terhadap pembangunan IKN.
Bahtra menyebut pandangan tersebut merupakan inisiatif yang sah dari rekan-rekan di Partai NasDem, namun menekankan bahwa Komisi II akan tetap melakukan evaluasi lebih jauh sebelum mengambil sikap.
Ia juga menekankan bahwa keputusan mengenai moratorium perlu mempertimbangkan berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mencontohkan program seperti ketahanan pangan dan makan bergizi gratis yang memerlukan alokasi anggaran cukup besar.
“Karena memang kan kita harus pikirkan ini kan program pemerintah pusat atau program Presiden Prabowo kan program strategisnya, seperti misalnya ketahanan pangan, makan bergizi gratis, membutuhkan tentu tidak sedikit biaya,” ucapnya.
“Jadi, kami menghormati dan menghargai apa yang menjadi usulan dari sahabat-sahabat dari Partai NasDem dan itu bagus-bagus aja. Kan namanya usulan kan pasti bagus-bagus saja,” katanya.
