Suaranusantara.com- Megawati Soekarnoputri selain menjabat sebagai Ketum PDI Perjuangan, dia juga merangkap menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP.
Struktur pengurus DPP PDI Perjuangan itu diumumkan saat Kongres ke VI PDIP yang digelar di Nusa Dua Bali beberapa waktu lalu.
Bicara soal rangkap jabatan, sampai kapan Megawati Soekarnoputri merangkap sebagai Sekjen?
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo mengatakan Megawati merangkap jabatan sebagai sekjen hanya bersifat sementara.
“Sementara (Mega rangkap jabatan),” kata Ganjar kepada wartawan, dilansir Kamis 7 Agustus 2025.
Namun, Ganjar tak menjelaskan lebih detail mengenai batas waktu rangkap jabatan tersebut. Ganjar meminta agar publik menunggu.
“Tunggu tanggal mainnya,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning juga menanggapi rangkap jabatan Megawati. Ribka meyakini Megawati memiliki waktu yang tepat untuk memastikan batas waktu rangkap jabatan tersebut.
“Ketum pasti tahu waktu yang tepat (sampai kapan rangkap jabatan),” ujarnya.
Adapun jabatan Sekjen sebelumnya dijabat oleh Hasto Kristiyanto. Namun, saat Kongres ke VI PDIP yang digelar Sabtu 2 Agustus 2025 menghasilkan nama-nama untuk mengisi struktur partai.
Sayangnya, nama Hasto Kristiyanto tak ada dalam susunan pengurus DPP PDI Perjuangan. Jabatan Sekjen PDI Perjuangan diketahui dijabat oleh Ketum PDIP Megawati.
Untuk lebih jelasnya, berikut struktur DPP PDI Perjuangan 2025-2030:
Ketua Umum: Megawati Soekarnoputri
1. Ketua Bidang Kehormatan Partai – Komarudin Watubun
2. Ketua Bidang Sumber Daya – Said Abdulla
3. Ketua Bidang Luar Negeri – Ahmad Basarah
4. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif – Bambang Wuryanto
5. Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi – Djarot Saiful Hidayat
6. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif – Deddy Yevri Hanteru Sitorus
7. Ketua Bidang Politik – Puan Maharani
8. Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah – Ganjar Pranowo
9. Ketua Bidang Reformasi Hukum dan HAM – Yasonna H. Laoly
10. Ketua Bidang Perekonomian – Basuki Tjahaja Purnama
11. Ketua Bidang Kebudayaan – Rano Karno
12. Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan – Puti Guntur Soekarno
13. Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan – Abdullah Azwar Anas
14. Ketua Bidang Penanggulangan Bencana – Tri Rismaharini
15. Ketua Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja – Darmadi Durianto
16. Ketua Bidang Kesehatan – Ribka Tjiptaning
17. Ketua Bidang Jaminan Sosial – Charles Honoris
18. Ketua Bidang Perempuan dan Anak – I Gusti Ayu Bintang Darmawati
19. Ketua Bidang Koperasi dan UMKM – Andreas Eddy Susetyo
20. Ketua Bidang Pariwisata – Wiryanti Sukamdani
21. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga – MY Esti Wijayanti
22. Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan YME – Zuhairi Misrawi
23. Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital – Muhammad Prananda Prabowo
24. Ketua Bidang Pertanian dan Pangan – Sadarestuwati
25. Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan – Rokhmin Dahuri
26. Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup – Eriko Sotarduga
27. Ketua Bidang Hukum dan Advokasi – Ronny Talapessy
28. Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi – Andreas Hugo Pareira
Sekretariat dan Bendahara
29. Sekretaris Jenderal – Megawati Soekarnoputri
30. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal – Dolfie O.F.P.
31. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemerintahan – Utut Adianto
32. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan – Sri Rahayu
33. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi – Adian Yunus Yusak Napitupulu
34. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan – Yoseph Aryo Adhi Dharmo
35. Bendahara Umum – Olly Dondokambey
36. Wakil Bendahara Bidang Internal – Rudianto Tjen
37. Wakil Bendahara Bidang Eksternal – Yuke Yurike
