Prabowo Undang Tokoh Lintas Agama dan Pimpinan Parpol ke Istana Negara, Bahas Isu Nasional hingga Global

Presiden RI Prabowo Subianto saat memimpin diskusi bersama tokoh lintas agama beserta pimpinan parpol Senin 1 September 2025 (YouTube @sekretariatpresiden)

Presiden RI Prabowo Subianto saat memimpin diskusi bersama tokoh lintas agama beserta pimpinan parpol Senin 1 September 2025 (YouTube @sekretariatpresiden)

Suaranusantara.com- Senin 1 September 2025 Presiden RI Prabowo Subianto mengundang tokoh-tokoh lintas agama dan para pemimpin partai politik (parpol) ke Istana Negara, Jakarta.

Tak hanya tokoh lintas agama dan pimpinan parpol saja, melainkan pimpinan serikat buruh serta organisasi kepemudaan turut serta diundang oleh Prabowo.

Adapun Prabowo mengundang mereka semua guna duduk bersama untuk berdiskusi membahas banyak isu mulai nasional hingga global.

Dalam kesempatan itu, Prabowo bersama para tokoh yang hadir turut berdoa bersama dan menunaikan salat berjamaah di Istana.

Dilansir dari akun YouTube Biro Pers Kepresidenan RI @sekretariatpresiden, tokoh lintas agama yang hadir dalam diskusi bersama Prabowo di antaranya Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy.

Kemudian Ketua Umum MUI Pusat KH Anwar Iskandar, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Pendeta Jacklevyn Frits Manuputty, dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia Mgr. Antonius Subianto Bunjamin.

Selain itu, hadir pula Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum PERMABUDHI Philip K. Widjaja, serta Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Budi Santoso Tanuwibowo.

Dalam pertemuan itu, Prabowo mendengarkan pandangan dari masing-masing tokoh baik lintas agama, pimpinan parpol, organisasi kepemudaan hingga serikat buruh.

Digelarnya diskusi terbuka ini maka bisa menjadi wadah bagi Presiden untuk mendengar langsung suara masyarakat dari berbagai latar belakang.

Menutup pertemuan, doa dipanjatkan oleh masing-masing pemuka agama sesuai dengan keyakinannya.

Terkait pertemuan, Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan Prabowo menginginkan silaturahmi serupa dapat digelar secara rutin. Gus Yahya menyambut baik inisiasi tersebut.

“Beliau tadi juga menyatakan sesuatu yang membuat kami semua sangat berbesar hati, bahwa beliau menginginkan ada pertemuan seperti ini secara rutin. Beliau bilang lebih sering lebih baik, tapi tentu saja kita semua orang punya banyak tugas dan akan kita sesuaikan nanti,” kata Gus Yahya usai pertemuan di Istana, Senin 1 September 2025.

Exit mobile version