PDIP Didesak Nonaktifkan Deddy Sitorus dari DPR RI

PDIP didesak nonaktifkan Deddy Sitorus

PDIP didesak nonaktifkan Deddy Sitorus

Suaranusantara.com – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), mendesak PDI Perjuangan (PDIP) untuk menonaktifkan kadernya, Deddy Sitorus, atas pernyataannya yang tidak ingin disamakan dengan rakyat jelata.

Ketua PD KMHDI Jakarta, Marselinus, mengatakan pernyataan Deddy mencerminkan arogansi dan memperlebar jurang antara wakil rakyat dan masyarakat yang mereka wakili.

“Ucapan tersebut bukan hanya mencerminkan arogansi seorang wakil rakyat, tetapi juga mempertegas jurang pemisah antara DPR dan rakyat yang mereka wakili. Ini adalah bentuk penghinaan terhadap rakyat,” jelas Marselinus dalam keterangannya.

Dia menyinggung soal sejumlah partai yang telah mengambil sikap tegas terhadap kader mereka yang melakukan pernyataan kontroversial.

Menurut dia, PDIP juga harus melakukan hal serupa terhadap Deddy.

“Langkah yang diambil oleh Ketum Partai NasDem dan PAN sudah tepat dan menunjukkan keberpihakan kepada rakyat. Kini tinggal PDIP yang belum mengambil tindakan terhadap Deddy Sitorus, padahal dampak dari ucapannya sangat meresahkan,” ucap Marselinus.

Lebih lanjut, Marselinus mengingatkan kepada PDIP, yang dikenal sebagai partai wong cilik dan mengusung nilai kerakyatan.

Maka dari itu, ia mengkritik diamnya PDIP atas pernyataan Deddy yang bisa memperburuk kepercayaan publik terhadap legislatif dan partai politik.

“Pembiaran terhadap pernyataan semacam ini akan memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif maupun partai politik,” ucap Marselinus.

Exit mobile version