Posisi Sri Mulyani Tergantikan, Pengamat Nilai Prabowo Berani: Patut Diapresiasi

Sri Mulyani posisinya sebagai Menkeu tergantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Senin 8 September 2025 (instagram @smindrawati)

Sri Mulyani posisinya sebagai Menkeu tergantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Senin 8 September 2025 (instagram @smindrawati)

Suaranusantara.com- Sri Mulyani Indrawati mulai Senin sore 8 September 2025 tak lagi duduk di kursi Menteri Keuangan (Menkeu). Sebab, posisinya itu kini telah diberikan kepada Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk menduduki kursi Menkeu menggantikan Sri Mulyani.

Langkah Prabowo mengganti Sri Mulyani ini dinilai oleh pengamat sangatlah berani dan patut diapresiasi.

Hal ini dikarenakan Sri Mulyani terkenal menjadi bendahara negara sejak era Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lalu berlanjut sampai pemerintahan era Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi.

Kemudian pada Oktober 2024 lalu, Ani sapaan akrab Sri Mulyani kembali dipercaya menduduki kursi Menkeu di era pemerintahan Prabowo-Gibran.

Peneliti Indikator Politik Bawono Kumoro mengemukakan analisisnya soal pergantian sosok di kursi menkeu tersebut.

Bawono menilai Sri Mulyani perlu diganti cepat atau lambat lantaran sudah terlalu lama berada di pos kementerian tersebut.

“Penggantian Sri Mulyani dari menteri keuangan juga memang diperlukan cepat atau lambat agar ada refreshment di posisi menteri keuangan mengingat beliau sudah terlalu lama berada di pos menteri keuangan,” kata Bawono kepada wartawan, Senin 8 September 2025.

Bawono kemudian memandang langkah Prabowo tersebut cukup berani. Di samping itu, keputusan Prabowo juga dianggap memuat pesan ke publik dan pasar.

“Keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pos menteri keuangan tersebut harus diapresiasi. Ini merupakan langkah berani sekaligus mengirimkan pesan kepada publik luas dan pasar bahwa pos menteri keuangan tidak harus dijabat Sri Mulyani secara terus-menerus,” ujarnya, Senin 8 September 2025.

Bawono kemudian memandang langkah Prabowo tersebut cukup berani. Di samping itu, keputusan Prabowo juga dianggap memuat pesan ke publik dan pasar.

“Keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pos menteri keuangan tersebut harus diapresiasi. Ini merupakan langkah berani sekaligus mengirimkan pesan kepada publik luas dan pasar bahwa pos menteri keuangan tidak harus dijabat Sri Mulyani secara terus-menerus,” ujarnya.

Di sisi lain, menurut Bawono, hal ini menjadi tantangan baru bagi Purbaya. Dia dianggap harus bisa membuktikan penunjukannya merupakan langkah yang tepat.

“Menjadi tantangan tersendiri bagi Purbaya Yudhi Sadewa untuk membuktikan diri kepada presiden dan publik luas serta pasar bahwa ia adalah figur tepat dan kredibel sebagai pengganti Sri Mulyani,” kata dia

“Menjadi tantangan tersendiri bagi Purbaya Yudhi Sadewa untuk membuktikan diri kepada presiden dan publik luas serta pasar bahwa ia adalah figur tepat dan kredibel sebagai pengganti Sri Mulyani,” kata dia.

Exit mobile version