Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin sore 8 September 2025 lalu melakukan reshuffle kabinet. Di mana ada lima orang yang kena perombakan.
Lima orang kena reshuffle kabinet. Namun, dua posisi masih kosong. Padahal Prabowo telah melantik sebanyak lima nama untuk menggantikan posisi orang-orang yang kena reshuffle.
Adapun dua kursi kabinet yang masih kosong hingga kini adalah Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang sebelumnya diisi oleh Budi Gunawan.
Lalu kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang sebelumnya diisi oleh Dito Ariotedjo.
Meskipun begitu, pada saat pelantikan tersebut, keputusan pemberhentian dengan hormat untuk Budi Gunawan dan Dito Ariotedjo sudah dibacakan. Namun, belum ada pelantikan pengganti keduanya di kursi menteri.
Sosok pengganti untuk jabatan Menko Polkam Budi Gunawan dan Menpora Dito Ariotedjo juga belum disampaikan oleh pemerintah.
Lantas, apa alasan kursi Menkop Polkam dan Menpora hingga kini masih kosong?
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pun buka suara terkait kondisi tersebut. Ia membenarkan Prabowo belum menunjuk pejabat definitif untuk posisi Menko Polkam.
“Berkenaan dengan posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, untuk sementara waktu memang Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugasnya menjadi Menko Polkam,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Negara, dikutip Rabu 10 September 2025.
Posisi Menko Polkam saat ini diisi oleh Menko Ad Interim. Prasetyo belum mengungkap siapa posisi Menko Ad Interim itu.
“Sehingga untuk sementara waktu beliau akan menunjuk ad interim untuk menjabat sebagai Menko Polkam,” kata dia.
