Menkeu Purbaya Siapkan Tim Sisir Rokok Ilegal, Warung hingga E-Commerce Jadi Sasaran

Purbaya Yudhi Sadewo banjir kritikan terkait menanggapi soal tuntutan 17+8

Purbaya Yudhi Sadewo banjir kritikan terkait menanggapi soal tuntutan 17+8

Suaranusantara.com- Upaya pemerintah memberantas peredaran rokok ilegal semakin digencarkan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, tim khusus akan dikerahkan untuk melakukan inspeksi, mulai dari warung kelontong hingga penjualan di marketplace.

Menurut Purbaya, informasi mengenai penjualan rokok ilegal di warung kecil maupun e-commerce akan ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan. Ia menambahkan, siapa pun yang kedapatan masih menjual rokok tanpa pita cukai resmi akan ditindak tegas.

Tak hanya menyasar penjual, pemerintah juga akan memeriksa rantai distribusi industri hasil tembakau. Purbaya menilai, pengawasan terhadap pemasok maupun distributor penting untuk memutus alur peredaran rokok ilegal.

“Di warung-warung katanya ada juga per toples murah kita akan cek yang jelas teman-teman tolong sebarkan bahwa siapapun yang jual rokok ilegal di tempat mana saya akan datangin secara random,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi September 2025, Senin (22/9/2025).

Ia menegaskan bahwa praktik penjualan rokok ilegal harus segera dihentikan karena merugikan negara. Dengan pengawasan ketat dan penindakan tegas, pemerintah berharap kontribusi rokok ilegal terhadap kerugian negara dapat ditekan secara signifikan.

“Terus nanti mulai ada kan, sudah ada teknik, siapa-siapa aja yang jual, kita akan mulai nangkepin. Jadi, yang masih mau jual (rokok ilegal), harus berhenti aja. Jangan jual lagi. Itu saya harapkan bisa mengurangi kontribusi rokok ilegal. Kami juga akan cek-cek ke ininya, supplier,” ucapnya.

Exit mobile version