Suaranusantara.com – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Arzeti Bilbina menekankan pentingnya proses seleksi yang transparan dan terbuka terhadap pelaksanaan Program Magang Nasional yang dijadwalkan mulai 15 Oktober 2025.
Hal itu bertujuan agar peserta yang lolos dalam Program Magang Nasional benar-benar sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
Selain itu, dia juga meminta pemerintah segera menyampaikan informasi lengkap mengenai mekanisme pendaftaran, berkas administrasi, dan persyaratan lainnya paling lambat sepekan sebelum program dimulai.
“Kami minta semua tahapan dilakukan secara terbuka dan tidak terburu-buru. Persyaratan dan tata cara pendaftaran harus diumumkan secara jelas agar peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Arzeti dalam keterangannya.
Legislator asal Jawa Timur itu juga mengingatkan agar perusahaan penerima peserta magang memiliki program kerja yang terukur dan bermanfaat bagi pengembangan kemampuan peserta.
Menurutnya, kesiapan dan tata kelola yang baik akan meminimalkan potensi penyalahgunaan dalam pelaksanaan program.
“Peserta harus benar-benar diberi kesempatan belajar dan bekerja sesuai tujuan program, bukan sekadar ditempatkan tanpa kejelasan tugas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arzeti meminta pemerintah melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh aspek pelaksanaan program, mulai dari perusahaan mitra, penilaian terhadap peserta, hingga penyaluran hak-hak peserta magang agar tepat waktu dan tepat sasaran.
“Kam tidak ingin program Magang Nasional ini berjalan setengah hati. Evaluasi rutin perlu dilakukan agar output-nya jelas dan para lulusan program ini benar-benar siap masuk ke dunia kerja,” ucapnya.
