KTT Mesir Disepakati Soal Perdamaian di Gaza, Prabowo Perintahkan TNI Siapkan Pasukan

Presiden RI Prabowo Subianto minta TNI siapkan pasukan perdamaian ke Gaza (instagram @sekretariat.kabinet)

Presiden RI Prabowo Subianto minta TNI siapkan pasukan perdamaian ke Gaza (instagram @sekretariat.kabinet)

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menyiapkan pasukan perdamaian ke Gaza.

Hal itu, jika dalam pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang digelar di Mesir pada hari ini Senin 13 Oktober 2025bertajuk The Sharm El Sheikh Peace Summit di Sharm El Sheikh, di mana salah satunya membahas Gaza Peace Plan, mencapai kesepakatan konstruktif dan persetujuan dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Adapun instruksi itu diberikan langsung oleh Prabowo kepada Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam ratas tersebut.

“Diminta kepada.. tadi Alhamdulillah yang hadir adalah Wakil Panglima TNI untuk juga mulai mempersiapkan diri. Manakala dibutuhkan, kita sudah siap,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Minggu malam 12 Oktober 2025.

Prasetyo Hadi menjelaskan apabila kesepakatan tercapai dan Indonesia diminta untuk berpartisipasi, TNI siap mengirimkan pasukan perdamaian.

“Tadi Bapak Presiden juga menyampaikan hal tersebut bahwa kalau memang kemudian tercapai kesepakatan ke arah yang baik dalam artian terjadi perdamaian dan kemudian salah satu konsekuensinya adalah kita, Indonesia, diminta untuk ikut serta membantu mengirimkan pasukan perdamaian,” kata Prasetyo kepada wartawan.

Sebelumnya, Prabowo dalam pertemuan di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa menyampaikan bahwa Indonesia akan mengirimkan sebanyak dua puluh ribu prajurit atau pasukan perdamaian ke Gaza.

Hal ini disampaikan Prabowo saat berpidato pada Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di Gedung Sekretariat PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa 23 September 2035. Prabowo mendapatkan urutan ketiga saat berpidato.

“Jika Dewan Keamanan dan Majelis Umum ini memutuskan, Indonesia siap mengirimkan 20.000 atau lebih putra-putri kami untuk menjaga perdamaian di Gaza. Di Ukraina, di Sudan, Libya, di mana pun perdamaian dijaga,” kata Prabowo sebagaiman disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa 23 September 2025.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia siap mengerahkan putra-putrinya untuk menjaga perdamaian di berbagai wilayah konflik, termasuk Ukraina dan Sudan, apabila mandat diberikan oleh PBB.

Dalam pertemuan yang digelar hari ini, akan dipimpin langsung oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi..

Pertemuan ini digelar untuk mengakhiri perang di Gaza itu akan dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia dan juga Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Pertemuan ini akan bertujuan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, meningkatkan upaya untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, dan mengawali era baru keamanan regional,” demikian pernyataan kantor Presiden El-Sisi, dilansir AFP, Minggu.

Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan bahwa sebuah dokumen untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza diperkirakan akan ditandatangani selama pertemuan bersejarah tersebut.

“KTT tersebut bertujuan untuk meresmikan babak baru perdamaian dan keamanan… dan meringankan penderitaan rakyat Palestina di Gaza,” tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir.

Exit mobile version