Suaranusantara.com- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap ada kode khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk dirinya.
Kata Purbaya, kode khusus Prabowo itu berupa lirikan mata di mana Presiden meminta untuk dirinya berbicara saat ditemukan adanya usulan-usulan aneh dalam rapat.
“Pintar juga Presiden (Prabowo) kita ini. Panggil saja Pak Purbaya, disuruh dengerin, terus ngelirik-ngelirik gitu. Berarti saya disuruh ngomong, ya saya hantam di situ biasanya,” ungkapnya dalam sebuah program di salah satu stasiun tv swasta, Senin 27 Oktober 2025.
Kata Purbaya, dalam rapat terdapat sejumlah usulan-usulan aneh. Purbaya pun mengkoreksi usulan dengan menggunakan logika. Alhasil, usulan aneh jadi mundur.
“Untuk pandangan-pandangan yang aneh, banyak yang ngasih masukan aneh, saya counter dengan logic yang benar. Biasanya langsung mundur. Kelihatan hitam putihnya, mana yang betul, mana yang salah. Kan saya jago,” sesumbar Purbaya.
Purbaya mengaku dirinya tidak terlalu sering berbicara one on one dengan Prabowo. Kendati demikian, Purbaya mengaku selalu diminta hadir untuk menepis ide-ide aneh dalam rapat.
Purbaya juga menceritakan gaya koboi yang dimilikinya adalah perintah dari Prabowo. Ia menegaskan tidak akan mengubah gaya komunikasi tersebut jika tidak diminta Prabowo.
“Saya baru tahu bahwa sebagian orang enggak bisa terima, tapi biar saja. For the sake of the country, I don’t care! Tapi karena ini perintah (Presiden Prabowo), kalau diperintah berubah, saya berubah. Ini hanya perpanjangan tangan dari bapak presiden lah, dengan versi yang lebih halus,” beber Purbaya.
Menurutnya, Prabowo lebih keras darinya. Hal tersebut terlihat dalam sejumlah rapat yang dipimpin Kepala Negara, di mana situasi di dalamnya tidak diketahui seluruhnya oleh masyarakat.
“Presiden (Prabowo) lebih keras dari saya kok. Saya sudah korting berapa persen, sudah saya korting berapa puluh persen itu. Beliau lebih keras dari saya, jadi saya sudah versi halusnya lah,” tandasnya.
