Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung merespon soal viral di media sosial di mana pesepatu roda muncul di tengah kemacetan lalu lintas Ibu Kota tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.
Pramono pun dengan tegas mengatakan melarang pesepatu roda meluncur di tengah jalanan Ibu Kota. Sebab, kegiatan tersebut sangat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Nggak boleh sepatu roda atau apa pun melakukan aktivitas atau kegiatan di jalan terbuka seperti itu,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Kamis 13 November 2025.
Apabila ditemui kembali aktifitas demikian, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menindak tegas.
“Saya minta kalau kemudian dilakukan sekali lagi, kita akan memberikan proses terhadap itu,” ujarnya.
Adapun aksi itu viral di media sosial yang diunggah pertama kali oleh akun Rid Move pada Jumat 7 November 2025 dan dibagikan ulang oleh akun Instagram @info_jabodetabek.
Dalam tayangan tersebut, tampak sejumlah pesepatu roda meluncur bebas di sela-sela mobil yang tengah berhenti akibat kemacetan di kawasan Sudirman
Beberapa di antaranya bahkan melakukan manuver di dekat kendaraan besar tanpa alat pelindung.
Respons warganet pun beragam. Sebagian menganggap aksi tersebut atraktif, namun banyak pula yang mengecam karena dianggap tidak bertanggung jawab dan berisiko tinggi.
