Prabowo Genjot Protein, BRIN Bakal Bangun Pusat Riset Perikanan Tangkap

Kepala BRIN Prof Arif Satria saat rapat bersama Presiden RI Prabowo Subianto, bahas soal protein dukung gizi bangsa Indonesia (instagram @sekretariat.kabinet)

Kepala BRIN Prof Arif Satria saat rapat bersama Presiden RI Prabowo Subianto, bahas soal protein dukung gizi bangsa Indonesia (instagram @sekretariat.kabinet)

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto tengah berfokus perkuat riset pangan. Riset pangan bukan cuma untuk komoditas beras dan jagung saja melainkan kebutuhan protein untuk menunjang gizi anak negeri ini.

BRIN mengatakan kebutuhan beras dan jagung saat ini sudah melampaui target. Untuk itu, diharapkan protein dalam negeri juga demikian bisa mencapai target.

Untuk itu, guna menggenjot protein, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan membentuk pusat penelitian yakni Riset Perikanan Tangkap.

Di mana, Riset Perikanan Tangkap ini bertujuan untuk mendorong produksi ikan nasional guna memenuhi kebutuhan protein dalam negeri.

“Bapak Presiden tadi juga mengingatkan bahwa pangan ini tidak hanya soal beras dan jagung. Beras dan jagung relatif saat ini sudah melampaui target,” kata Kepala BRIN Arif Satria usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Senin 24 November 2025.

Arif mengatakan Prabowo ingin BRIN juga memikirkan riset untuk pengembangan protein mulai dari telur, daging ayam, daging hingga ikan.

“Namun yang harus terus dipikirkan adalah bagaimana swasembada untuk protein, seperti daging, daging ayam, kemudian juga telur, kemudian juga sapi, daging sapi, juga yang penting harus terus dipikirkan juga produksi untuk perikanan,” lanjutnya.

Terkait protein ikan, Prabowo ingin budi daya laut dan sarat terus digenjot untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor.

Maka dari itu, BRIN bakal bentuk Riset Perikanan Tangkap untuk bisa mencapai target produksi protein ikan.

“Sehingga saat ini memang di BRIN belum ada pusat penelitian perikanan tangkap. Insyaallah kami akan segera membentuk Pusat Penelitian Perikanan Tangkap untuk bisa menunjang target peningkatan produksi untuk protein ini,” ujarnya.

Exit mobile version